Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Dunia
  3. Kenya butuh 114 Juta Dollar redakan dampak kekeringan
  • Senin, 20 Februari 2017 — 15:32
  • 872x views

Kenya butuh 114 Juta Dollar redakan dampak kekeringan

Kenya menghadapi kekeringan parah akibat sedikitnya curah hujan.Mengakibatkan gagal panen dan defisit parah ternak, air serta sayuran.
Ilustrasi kekeringan di Kenya (Jubi/Covesia.com)
ANTARA
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Syam Terrajana

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1
Nairobi, 20/2 Jubi - Pemerintah Kenya  menyatakan negara itu memerlukan 114 juta dolar AS untuk menanggulangi kemarau parah yang telah melanda Kenya.

Sementara itu jumlah orang yang menghadapi kondisi rawan pangan naik jadi tiga juta pada Februari dari 1,3 juta orang pada Agustus 2016.

Juru Bicara Majelis Negara Manoah Esipisu mengatakan negara tersebut telah memperoleh 73 juta dolar AS, sebanyak 54 juta di antaranya telah digunakan pada tahap pertama kegiatan tanggap kekeringan.

"Untuk ini, pemerintah telah mengalokasikan 73 juta dolar AS dan itu menimbulkan celah sebanyak 114 juta dolar, yang juga akan dikumpulkan oleh pemerintah," kata Espisu kepada wartawan di Nairobi.

Pemerintah telah mengalokasikan 54 juta dolar pada tahap pertama,  untuk meringankan dampak kekeringan, untuk November 2016-Januari 2017.

"Untuk tahap kedua,  Februari-April, tambahan 116 juta dolar AS diperlukan dan untuk tahap ketiga antara April dan Agustus,  71 juta dolar akan diperlukan," katanya.

Kenya menghadapi kekeringan parah akibat sedikitnya curah hujan.Mengakibatkan gagal panen dan defisit parah ternak, air serta sayuran.

Kemarau  yang mempengaruhi sebagian besar dari tiga juta orang di 23 kabupaten, telah mengakibatkan kenaikan harga pangan sebesar 10-20 persen, demikian laporan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Senin siang ( 20/2).

Menurut Esipisu, 300.000 orang berada di daerah semi-tandus dan tidak-tandus dan itu merupakan sebanyak 20 persen dari seluruh warga di wilayah peternakan Kenya dan 18 persen di daerah pertanian.

Negara Afrika Timur tersebut mengumumkan kemarau sebagai bencana nasional dua pekan lalu, dan mengundang masyarakat internasional untuk membantunya menangani situasi itu. (*)
 

#

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Orang Jerman  kian suka belajar Gamelan

Selanjutnya

Pemerintah Tanzania hancurkan 56 hektare ladang Ganja

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe