Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Bali NTT
  3. Polisi amankan dokter gadungan di Kupang
  • Senin, 20 Februari 2017 — 15:49
  • 1893x views

Polisi amankan dokter gadungan di Kupang

PR memeriksa tensi darah korban, menusukkan jarum ke badan korban dan memasukkan selang ke hidung korban sehingga korban tertidur.
ilustrasi ( Jubi/Tribunnews.com)
ANTARA
Editor : Syam Terrajana

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Kupang, Jubi -Kepolisian Resor Kota Kupang mengamankan Petrus Rubala (35) seorang dokter gadungan yang mengaku sebagai dokter spesialis penyakit syaraf.

Kasat Reskrim Polres Kota Kupang AKP Lalu Musti Ali mengatakan, dokter gadungan PR diamankan berkat laporan Agnes Rumince Ndaumanu ke polisi di Polres Kupang Kota.

"Kami amankan PR setelah ada laporan dari keluarga korban bahwa proses pengobatan yang dilakukan PR terhadap pasien stroke tidak seperti biasanya," katanya, Senin ( 20/2).

Agnes melaporkan pelaku karena PR membohongi Hatzar Henuk (47) yang juga ipar dari Agnes. Kebetulan korban Hatzar Henuk yang juga suami dari Aplonia Ndaumanu (adik dari Agnes) menderita sakit stroke sejak beberapa waktu lalu.

Agnes bertemu pelaku PR di RSU Prof Dr WZ Yohannes Kupang. Kepada Agnes, PR dikenalkan oleh Mia Henuk yang juga kerabat Agnes.

Kepada Agnes, Mia Henuk memperkenalkan terlapor PR sebagai dokter spesialis syaraf di RS Siloam Kupang.

Usai pertemuan tersebut, Agnes membawa Hatzar untuk diobati. PR memeriksa tensi darah korban, menusukkan jarum ke badan korban dan memasukkan selang ke hidung korban sehingga korban tertidur.

"Setelah itu PR meminta uang jasa pengobatan sejumlah Rp2,5 juta. Akan tetapi tidak langsung diberikan oleh keluarga korban, bahkan mencurigai PR, karena tidak ada perubahan setelah pengobatan tersebut," ujarnya.

Kepada polisi ia mengakui selama ini sebagai dokter spesialis syaraf di RS Siloam Kupang, selama dua tahun, dan sudah 37 pasien yang ditangani," tambahnya.

Hingga saat ini penyidik Sat Reskrim Polres Kupang masih terus memeriksa PR dan ditahan di sel Mapolres Kupang Kota hingga 20 hari kedepan sambil menunggu proses hukum lebih lanjut.(*)

loading...

#

Sebelumnya

Bank di Bali tutup karena Pilkada

Selanjutnya

Kekerasan terhadap anak di NTB naik

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe