PapuaMart
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Patung Kristus Raja di pulau Habe hampir rampung
  • Selasa, 21 Februari 2017 — 12:07
  • 643x views

Patung Kristus Raja di pulau Habe hampir rampung

“Hitungan saya tahun ini sudah bisa diselesaikan. Karena hanya tersisa bagian kepala serta tangan yang harus dilas terlebih dahulu. Selanjutnya dilakukan finishing termasuk pengecatan,” katanya.
Patung Kristus Raja yang dibangun di Pulau Habe, Distrik Okaba - Jubi/Frans L Kobun.
Editor : Angela Flassy

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Merauke, Jubi - Pembangunan patung Kristus Raja setinggi 29 meter yang dibangun di pulau Habe, Disrtrik Okaba, Kabupaten Merauke, hampir rampung. Setelah diresmikan patung itu akan menjadi obyek wisata rohani sekaligus wisata yang memiliki panorama alam tersendiri.

Penggagas pembangunan patung Kristus Raja, Romanus Mbaraka saat ditemui Jubi, Senin (20/2/2017) menuturkan, ketika masih menjabat sebagai Bupati Merauke periode 2011-2015 lalu, ia berpikir untuk mengembangkan pariwisata Merauke.

“Salah satunya adalah Pulau Habe. Karena pulau tersebut adalah karunia dan nubuat Tuhan di selatan tanah Papua. Pulau dimaksud, memiliki struktur tanah di dasar laut sampai permukaan adalah karang, sehingga air laut berwarna biru dibandingkan di tempat lain di Merauke yang airnya kabur,” ujarnya.

Romanus yang mendesain pulau Habe mengatakan, ia mendesainya sendiri selama tiga hari. Sasarannya adalah agar pulau itu selain menjadi wisata berbasis alam, juga berbasis kerohanian.

"Jadi, siapa saja boleh datang ke tempat itu,” katanya.

Patung Kristus Raja, menurutnya sebagai wujud dan gambaran nyata bahwa para misionaris Katolik datang pertama di selatan Papua melalui jalur laut.

Khusus bahan dari patung digunakan perunggu agar tidak berkarat.

“Hitungan saya tahun ini sudah bisa diselesaikan. Karena hanya tersisa bagian kepala serta tangan yang harus dilas terlebih dahulu. Selanjutnya dilakukan finishing termasuk pengecatan,” katanya.

Ditambahkan, anggaran yang dialokasikan untuk pembangunan senilai Rp8 miliar.

“Untuk sekarang, saya tidak tahu apakah masih tetap begitu nilainya, karena pemerintahan telah berganti,” ujarnya.

Mama Yustina Mahuze, salah seorang warga di Kampung Wambi mengaku, setiap hari ia bersama ibu-ibu kerahiman, selalu datang untuk berdoa di sana.

“Kami berdoa bersama agar patung segera diselesaikan, sehingga bisa dijadikan sebagai tempat berdoa bagi siapa saja,” ungkap Mama Yustina. (*)

Sebelumnya

Sewa speed boat sangat ‘mencekik leher’

Selanjutnya

Wabup Merauke instruksikan SKPD bergerak cepat

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Tinggalkan Komentar :
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua