Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Penkes
  3. BP3KB harap masyarakat tahu alat kontrasepsi
  • Rabu, 22 Februari 2017 — 15:23
  • 380x views

BP3KB harap masyarakat tahu alat kontrasepsi

"Kami harus memberikan pemahaman lebih kepada masyarakat tentang apa itu alat kontrasepsi dan bagaimana dampak menggunakannya," katanya.
Suasana konseling Keluarga Berencana (KB) yang berlangsung di Aula BKKBN Provinsi Papua - Jubi/Roy Ratumakin.
Roy Ratumakin
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Syofiardi

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Jayapura, Jubi - Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (BP3KB) Kota Jayapura, mengadakan acara pelayanan konseling Keluarga Berencana di Aula BKKBN Provinsi Papua di Jayapura, Selasa (21/2/2017).

 

Kepala BP3KB, Betty A. Puy mengatakan, masyarakat harus mengetahui cara menggunakan alat kontrasepsi, karena masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan terhadap tubuh si pemakai.
 
"Kami harus memberikan pemahaman lebih kepada masyarakat tentang apa itu alat kontrasepsi dan bagaimana dampak menggunakannya," katanya.

Untuk mewujudkan itu, pihaknya menggandeng Badan Kependudukan dan Kaluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Provinsi Papua. Kedua badan intens melakukan pertemuan dengan kader, masyarakat, dan keluarga muda.
 
“Penting untuk pemahaman tentang kenapa berkeluarga itu harus direncanakan. Karena hal itu dapat membentuk keluarga yang sehat. Salah satu cara dengan pemahaman tentang alat kontrasepsi," ujarnya.
 
Terkait dengan banyaknya pasangan muda menikah dini, Betty Puy mengatakan, di lingkup anak-anak muda di Kota Jayapura ada program khusus terkait dengan pendewasaan usia perkawinan.
 
"Itu juga bagian dari konseling yang kami berikan melalui Tri Bina, ada Bina Keluarga Remaja (BKR), Bina Keluarga Lansia (BKL), dan Bina Keluarga Balita (BKB),” katanya.
 
Penjabat Wali Kota Jayapura, Daniel Pahabol mengatakan, pemerintah memberikan jaminan yang sangat tinggi bagi kesehatan ibu dan anak sejak pernikahan dan kehamilan.
 
“Kami telah menganjurkan agar seorang ibu wajib mendapatkan imunisasi untuk kesehatan reproduksinya, hal ini berlangsung hingga ibu melahirkan dan saat merawat bayinya,” katanya. (*)

Sebelumnya

GPM, empat tahun belajar di alam bebas

Selanjutnya

BKKBN Papua targetkan 558 kampung KB

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe