PapuaMart
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
  1. Home
  2. Jayapura Membangun
  3. Tokoh adat klaim Mario menang di pilkada Jayapura
  • Rabu, 22 Februari 2017 — 16:34
  • 790x views

Tokoh adat klaim Mario menang di pilkada Jayapura

Tokoh perempuan Jayapura, Dorince Mehue mengatakan hasil yang diperoleh masyarakat adat harus dikawal baik hingga proses rekapitulasi di KPU selesai.
Sejumlah tokoh adat, perempuan dan pemuda Kabupaten Jayapura ketika menggelar jumpa pers di salah satu restoran di Sentani, Selasa (21/2/2017) – Jubi/Engel Wally.
Engelbert Wally
engellenny2509@gmail.com
Editor : Timoteus Marten

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1
 
Sentani, Jubi – Tokoh adat, pemuda dan perempuan mengklaim, pasangan calon (paslon) bupati Jayapura, Mathius Awoitauw dan wakilnya, Giri Wijayantoro (Mario), memenangkan pemililihan kepala daerah (pilkada) 15 Februari lalu.
 
Koordinator Dewan Adat Suku (DAS) Kabupaten Jayapura,  Daniel Tokoro mengatakan, hal ini berdasarkan hasil rekapan dan tabulasi data tim yang dibentuk masyarakat adat, termasuk pleno di tingkat PPD (Penitia Pemilihan Distrik) di 19 distrik.
 
“Meskipun nanti informasi yang akurat akan disampaikan oleh penyelenggara, tetapi hasil data yang kami peroleh ini tidak akan jauh berbeda dengan hasil yang dikeluarkan oleh penyelenggara,” katanya kepada wartawan di Sentani, Jayapura, Selasa (21/2/2017).
 
Ketua Dewan Adat Suku Sentani (DASS) Demas Tokoro pun mengatakan, jumlah perolehan suara yang dihimpun tim masyarakat adat dari 19 distrik dan 348 TPS menyatakan paslon nomor 2, Mario mengungguli empat paslon lainnya.
 
Berdasarkan data yang dihimpun tim kemasyarakatan adat, lanjutnya, pasangan nomor urut 1 Yani dan Zadrakh Afasedanya memperoleh 19.062 (19%) suara, paslon nomor 2, Mathius Awoitauw dan Giri Wijiantoro memperoleh 57.194 (58%) suara, paslon nomor 3, Godlif Ohee dan Frans Gina 5.481 (5%) suara, paslon nomor 4, Siska Yoku dan Marchelo Waromi 964 (1%) suara dan paslon nomor 5, Jansen Monim dan Abdul Rahman Sulaiman 16.577 (17%) suara.
 
“Data ini tetap akan kami kawal hingga pleno tingkat KPU,” kata Demas Tokoro.
 
Tokoh perempuan Jayapura, Dorince Mehue mengatakan hasil yang diperoleh masyarakat adat harus dikawal baik hingga proses rekapitulasi di KPU selesai.
 
“Hasil secara jelas akan diketahui oleh seluruh masyarakat. Kita hanya ingin agar paslon yang kalah/tidak harus mengakui hasilnya sehingga proses pilkada berjalan baik, damai dan bermartabat,” katanya.
 
Hingga berita ini ditulis, Selasa malam, Ketua KPU Jayapura, Lidia Mokay belum berhasil dikonfirmasi Jubi. (*)

Sebelumnya

Pemkab Jayapura gelar pra jabatan K2

Selanjutnya

ASN jangan tinggalkan tempat tugas

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Tinggalkan Komentar :

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua