close
Iklan Kominfo
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Lapago
  3. “Bripas” desak Panwaslu selesaikan kasus politik uang di Pilkada Lanny Jaya
  • Rabu, 22 Februari 2017 — 17:33
  • 3126x views

“Bripas” desak Panwaslu selesaikan kasus politik uang di Pilkada Lanny Jaya

“Aturannya sudah sangat jelas. Panwas harus segera dan keluarkan rekomendasi, nyatanya tidak direspon,” bebernya.
Massa pendukung pasangan calon bupati dan wakil bupati Lanny Jaya, Briur Wenda dan Paulus Kogoya (Bripas) saat menggelar aksi demo damai ke lapangan Ampera, Tiom – Jubi/IST.
Jean Bisay
Editor : Yuliana Lantipo

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Jayapura, Jubi – Tim pemenangan pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati Lanny Jaya, Briur Wenda dan Paulus Kogoya (Bripas) mendesak Panwaslu segera memproses pelanggaran yang terjadi dalam Pilkada Lanny Jaya, 15 Ferbuari lalu.

“Panwaslu terkesan lamban dan ada pembiaran dalam merespon dugaan pelanggaran Pilkada, secara khusus politik uang dari salah satu calon,” tegas Dulius Wanimbo, sekretaris tim pemenangan Bripas ketika menghubungi Jubi, Selasa (21/2/2017).

Dulius Wanimbo bilang bila mengacu pada Peraturan Bawaslu Nomor 13 tahun 2016, Pasal 1 ayat 12 yang intinya menegaskan pelanggaran administrasi terkait larangan memberikan dan/atau menjanjikan uang atau materi lainnya yang dilakukan secara terstruktur, sistematis, dan masif selanjutnya disebut Pelanggaran TSM adalah perbuatan yang dilakukan oleh calon dan atau tim kampanye, dalam bentuk menjanjikan dan/atau memberikan uang atau materi lainnya untuk mempengaruhi penyelenggara pemilihan dan/atau pemilih yang dilakukan secara terencana dan meluas, dengan melibatkan struktur pemerintahan atau penyelenggara pemilihan yang dapat mempengaruhi hasil Pemilihan secara langsung maupun tidak langsung.

“Aturannya sudah sangat jelas. Panwas harus segera dan keluarkan rekomendasi, nyatanya tidak direspon,” bebernya.

Tenius Murib, anggota tim pemenangan Bripas menambahkan Pilkada Lanny Jaya sudah dikotori politik uang, dan masyarkat langsung tangkap tangan.

“Barang buktinya sudah ada, oknum juga sudah diketahui. Kenapa Panwas tidak mengambil sikap terkait masalah ini,” ucapnya mempertanyakan.

Ketua Panwas Lanny Jaya, Irinius Kiwo menjelaskan, pihaknya sudah menerima semua bukti-bukti pelanggaran dan sedang dalam proses. Terkait politik uang yang tertangkap tangan di Distrik Melage, pihaknya sedang memanggil saksi-saksi.

"Prosesnya sedang berjalan, kita sedang panggil saksi-saksi yang saat itu dilapangan untuk kita periksa lebih lanjut," jelasnya.

Jadi bukan berarti kita tidak menjalankan proses itu atau sengaja membiarkan. Sementara kita proses pemanggilan dan meminta keterangan dari para saksi.

Terkait oknum salah satu Paslon yang tertangkap tangan membawa uang, Irinius menyatakan sudah diamankan.

"Yang bersangkutan pun akan kami panggil untuk memberikan keterangan," ujarnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Pilkada Lanny Jaya dikotori politik uang

Selanjutnya

Langganan beralih ke ojek, tukang becak di Wamena ngamuk

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Dunia |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4877x views
Polhukam |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 4299x views
Polhukam |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4176x views
Advertorial |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 3494x views
Lembar Olahraga |— Rabu, 10 Oktober 2018 WP | 2956x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe