PapuaMart
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
  1. Home
  2. Penkes
  3. BIT jatahi beasiswa master dan doktoral untuk 150 orang
  • Rabu, 22 Februari 2017 — 19:25
  • 798x views

BIT jatahi beasiswa master dan doktoral untuk 150 orang

“Gubernur menyambut baik program ini dan meminta kuota ditambah tahun depan, dan kami berusaha memfasilitasi orang asli Papua sebanyak-banyaknya untuk mendaftarkan,” katanya.
Poster Beasiswa Indonesia Timur (BIT) – Repro: lpdp.kemenkeu.go.id
Hengky Yeimo
yeimohengky@gmail.com
Editor : Syofiardi

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1
 
Jayapura, Jubi – Staf Program Penerimaan Beasiswa dan Sekretariat Penanggung Jawab Beasiswa Indonesia Timur (BIT) Provinsi Papua Boyke Samuel Jufuay mengatakan, mulai tahun ini terbuka beasiswa untuk 150 orang setiap tahun khusus untuk lima provinsi Indonesia Timur.
 
Masing-masing provinsi mendapat jatah 30 orang setiap tahun, di antaranya 20 untuk beasiswa master (S2) dan 10 untuk doktoral (S3). Kelima provinsi adalah Papua, Papua Barat, Nusa Tenggra Timur, Maluku, dan Maluku Tenggara.
 
“BIT adalah program baru yang dilucurkan pemerintah pusat yang didanai langsung Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan, beasiswa ini diberikan khusus untuk penduduk asli di daerah sasaran, direncanakan akan dilaksanakan setiap tahun,” katanya kepada Jubi, Selasa (21/2/2017).
 
Boyke menjelaskan, pendaftaran tahun ini dibuka 16 January 2017 dan ditutup 12 April 2017. Sosialisasi dilakukan di lima provinsi. Sosialisasi untuk Papua diadakan di Auditorium Badan Diklat Provinsi Papua, Selasa (21/2/2017).
 
“Gubernur menyambut baik program ini dan meminta kuota ditambah tahun depan, dan kami berusaha memfasilitasi orang asli Papua sebanyak-banyaknya untuk mendaftarkan,” katanya.
 
Dikatakan, tujuan beasiswa untuk menjawab kebutuhan daerah khususnya untuk jurusan-jurusan yang diperlukan mengelola Sumber Daya Alam (SDA), sains dan kemaritiman, serta teknik engineering untuk menopang pembangunan di Tanah Papua.
 
“Harapannya lulusan dari program ini dapat kembali dan membangun daerah dengan baik, selesai studi kembali ke Papua dan mengabdi di bidang apa saja, membuka lapangan pekerjaan, entah jadi penasehat di pemerintahan, paling tidak lima tahun mengabdi di Papua,” kata Boyke.
 
Alfrida, peserta sosialisasi, berterima kasih kepada pemerintah pusat memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada anak-anak Papua untuk bisa studi ke luar negeri.
 
“Saya akan berjuang keras menggapai impian saya,” katanya. (*)

Sebelumnya

Mahasiswa Mamberamo Tengah pertanyakan dana studi akhir

Selanjutnya

SMP Bonaventura siap mengikuti UN Berbasis Komputer

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Tinggalkan Komentar :

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua