Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Berita Papua
  3. Bupati Mathius: Tiap lembaga harus petakan persoalan yang ditangani
  • Kamis, 23 Februari 2017 — 08:49
  • 876x views

Bupati Mathius: Tiap lembaga harus petakan persoalan yang ditangani

Tim ini USAID Bersama akan hadir di “Bumi Khenmbay Umbay” untuk menangani kekerasan-kekerasan berbasis gender (KBG). Mathius mengatakan, persoalan KBG harus ditangani dengan serius.
Bupati Jayapura Mathius Awoitauw sedang mendengarkan penjelasan dari tim USAID di ruangan VIP kantor Bupati Gunung merah Sentani – Jubi/Engel Wally.
Engelbert Wally
Editor : Timoteus Marten
LipSus
Features |
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 15:14 WP
Features |
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 15:38 WP
Features |
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 09:47 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Sentani, Jubi – Setiap lembaga harus memetakan daerah dan persoalan yang akan ditangani di Kabupaten Jayapura agar mengetahui persoalan yang sebenarnya dan diselesaikan dengan baik.

Hal itu dikatakan Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw ketika menerima tim USAID Bersama di ruangan VIP kantor bupati, Gunung Merah, Sentani, Rabu (22/2/2017).

Tim ini USAID Bersama akan hadir di “Bumi Khenmbay Umbay” untuk menangani kekerasan-kekerasan berbasis gender (KBG). Mathius mengatakan, persoalan KBG harus ditangani dengan serius.
 
“Tiap lembaga yang masuk ke sini dengan tujuan untuk mencari solusi penyelesaiannya harus dilakukan dengan baik. Tidak serta-merta masuk dan keluar dengan durasi yang ditetapkan tanpa ada penyelesaian,” katanya.
 
Menurut dia kedatangan USAID Bersama berkaitan dengan program Kabupaten Layak Anak (KLA) di daerah ini. Oleh sebab itu, tim ini harus membuat pemetaan terhadap daerah yang akan dikunjungi.
 
“Sebab persoalan ini dengan hadirnya sejumlah lembaga di sini belum juga ada titik penyelesaiannya. Sehingga ada target yang benar-benar ingin diselesaikan dengan durasi waktu yang ditentukan,” ujarnya.
 
Sri Kusyuniati, Chief Forum Party USAID Bersama mengatakan pihaknya akan merumuskan strategi berbasis lokal untuk mengurangi terjadinya Kekerasan Berbasis Gender (KGB) dalam keluarga dan komunitas.
 
Dijelaskannya, tujuan kehadiran pihaknya ini untuk mengurangi KGB dan ketidak setaraan gender dan keluarga dan masyarakat pada umumnya.
 
“Tentunya yang dilakukan adalah membangun kapasitas dan teknik wartawan dan organisasi media, termasuk organisasi masyarakat di tingkat akar rumput,” kata Kusyuniati. (*)

loading...

Sebelumnya

Masyarakat Kota Jayapura diajak "perangi" sampah

Selanjutnya

Siska Yoku ucapkan selamat atas kemenangan Mario

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe