Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Penkes
  3. SMP kesulitan ajarkan muatan lokal bahasa Sentani
  • Kamis, 23 Februari 2017 — 13:41
  • 922x views

SMP kesulitan ajarkan muatan lokal bahasa Sentani

“Kalau ke depan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura tetapkan, kami akan jalankan,” katanya kepada Jubi, Rabu (22/2/2017).
Siswa SMP Negeri 6 Sentani, Kabupaten Jayapura sedang belajar – Jubi/ Yance Wenda.
Yance Wenda
Editor : Syofiardi
LipSus

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1
 
Sentani, Jubi – Beberapa Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Jayapura belum memasukkan Muatan Lokal (Mulok) Bahasa Sentani ke dalam kurikullum. Meski dianggap penting, kepala sekolah mengaku kesulitan memasukan pelajaran tersebut.
 
Kepalah SMP Dafonsoro Sentani, Teryanus Wanma mengaku belum mengajarkan mulok tersebut di sekolahnya. Saat ini sekolahnya masih menggunakan Kurikulum KTSP.
 
“Kalau ke depan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura tetapkan, kami akan jalankan,” katanya kepada Jubi, Rabu (22/2/2017).
 
Ia mengatakan, saat pertemuan dengan kepala-kepala sekolah, pejabat Dinas Pendidikan pernah membahas ke depan harus ada pelajaran muatan lokal bahasa daerah, baik bahasa daerah di Kabupaten Sentani maupun daerah lain di Tanah Papua. Alasannya untuk antisipasi agar bahasa ibu tidak punah.
 
“Tujuan kurikulum bahasa Sentani diajarkan di semua sekolah agar ke depan anak-anak dapat mengenal bahasa daerah, mungkin selama ini mereka menggunakan bahasa Indonesia sehingga bahasa daerahnya dilupakan,” ujarnya.
 
Kepala SMP Bonaventura, Yohanes B Sua Dula mengakui di sekolahnya juga tidak mengajarkan Mulok Bahasa Sentani. Alasannya karena tidak ada instruksi dari Dinas Pendidikan dan juga tidak ada dalam Kurikulum 2013 yang dipakai di sekolahnya.
 
“Ya, kami jalan sesuai kondisi, di Kurikulum 2013 tidak ada muatan lokal dan kebetulan jam kami sangat padat, ini berbeda dengan sekolah lain yang masih menggunakan Kurikulum 2006, mereka bisa melaksanakan muatan lokal,” katanya.
 
Namun ia sangat mendukung jika pelajaran itu ada, karena di Jawa siswa diajarkan bahasa Jawa sebagai muatan lokal.
 
“Kenapa kita tidak ajarkan di Sentani bahasa Sentani, kami sangat respon jika mulok ini ada di Kurikulum 2013,” katanya kepada Jubi. (*)

loading...

Sebelumnya

Program GenRe ciptakan generasi tangguh

Selanjutnya

Fakultas Ekonomi Uncen yudisium 73 mahasiswa

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe