PapuaMart
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Lapago
  3. Warga Kwamki Lama tewas terkena anak panah
  • Kamis, 23 Februari 2017 — 13:54
  • 904x views

Warga Kwamki Lama tewas terkena anak panah

Peristiwa itu membuat warga dari kedua kelompok lari berhamburan untuk menyelamatkan diri. Guna meredam konflik kedua kelompok, Polres Mimika dibantu Polsek Mimika Baru mengerahkan sejumlah personel ke Kwamki Lama.
Ilustrasi. Jubi/Dok.
ANTARA
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Yuliana Lantipo

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No.

Jayapura, Jubi - Seorang warga Kwamki Lama, Timika, Papua bernama Ateng Mom  tewas setelah dipanah oleh seseorang, saat berlangsung prosesi adat perdamaian antar dua kelompok di lokasi itu, pada Senin (23/2/2017) siang.

Kabag Operasi Polres Mimika Komisaris Polisi I Nyoman Punia mengatakan korban meninggal di Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM) Timika, setelah dada kirinya tertembus anak panah.

"Korban terkena anak panah di dada sebelah kiri. Korban sempat dilarikan ke RSMM Timika anggota patroli Polsek Mimika Baru. Tapi nyawa korban tidak tertolong," kata Nyoman.

Terkait peristiwa itu, Polres Mimika telah mengerahkan anggotanya untuk mencari para pelaku.

"Saya sudah perintahkan anggota untuk menangkap pelakunya. Ada dua orang yang kami sudah data sebagai pelakunya," jelas Nyoman.

Nyoman meminta warga Kwamki Lama agar tidak bertindak main hakim sendiri menyikapi kasus tersebut.

"Kami sudah sepakat dengan tokoh-tokoh agar masalah ini diselesaikan sesuai hukum positif. Polisi akan mencari keberadaan pelaku. Penyelesaian secara adat silahkan saja, tapi penegakan hukum harus tetap jalan," jelas Nyoman.

Insiden terbunuhnya Ateng Mom bermula dari adanya kegiatan prosesi adat pembayaran denda kasus perselingkuhan warga di Kwamki Lama. Prosesi adat itu telah berlangsung sejak Sabtu (18/2).

Namun, penyelesaian adat pada Sabtu (18/2) tersebut tidak membuahkan hasil lantaran pihak korban tidak mau menerima pembayaran denda oleh pihak pelaku.

Pada Senin pagi kedua kelompok kembali bertemu di Kampung Amole Kwamki Lama, untuk melaksanakan proses pembayaran denda adat berupa sejumlah uang tunai dan beberapa ekor ternak babi.

Disaat prosesi adat berlangsung, sekelompok orang berteriak-teriak. Tiba-tiba, dua orang dari kelompok korban melepaskan anak panah dan mengenai tubuh Ateng Mom.

Peristiwa itu membuat warga dari kedua kelompok lari berhamburan untuk menyelamatkan diri. Guna meredam konflik kedua kelompok, Polres Mimika dibantu Polsek Mimika Baru mengerahkan sejumlah personel ke Kwamki Lama.

Ketua DPRD Mimika Elminus Mom yang juga hadir pada acara tersebut, terlihat sangat marah dan kecewa dengan tindakan main hakim sendiri yang dilakukan oknum warga Kwamki Lama.

"Kami minta polisi segera tangkap dan proses pelakunya," kata Elminus. (*)

Sebelumnya

Bupati Yahukimo lantik 12 Kepala Suku Besar

Selanjutnya

Pilkada Tolikara berjalan aman dan damai

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Tinggalkan Komentar :

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua