Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Bali & Nusa Tenggara
  3. Nelayan Kupang didorong bikin koperasi
  • Kamis, 23 Februari 2017 — 17:33
  • 1312x views

Nelayan Kupang didorong bikin koperasi

Selain bisa mendapatkan akses permodalan, dengan berkoperasi setiap nelayan akan bisa mendapatkan tempat menyimpan sejumlah hasil tangkapan dan budidayanya, untuk bisa dijadikan jaminan masa depan keluarganya.
Ilustrasi koperasi (Jubi/Haluannews.com)
ANTARA
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Syam Terrajana

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Kupang, Jubi - Dinas Perikanan Kota Kupang mendorong para nelayan di wilayah ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur itu membentuk koperasi usaha bersama, sebagai akses mendapatkan permodalan untuk keberlanjutan usahanya.

"Dinas tentu hanya bisa memberikan dorongan serta saran kepada para nelayan, karena hal ini bukan merupakan sebuah kewajiban. Semua tergantung pilihan para nelayan," kata Kepala Dinas Perikanan Kota Kupang Otniel Pello di Kupang, Kamis (23/2).

Selain bisa mendapatkan akses permodalan, dengan berkoperasi setiap nelayan akan bisa mendapatkan tempat menyimpan sejumlah hasil tangkapan dan budidayanya, untuk bisa dijadikan jaminan masa depan keluarganya.

"Dinas juga bisa membantu dengan memberikan keterangan yang menegaskan bahwa calon penerima bantuan adalah benar-benar nelayan di Kota Kupang. Ini penting agar tidak ada orang yang nantinya mengatasnamakan nelayan tetapi bukan nelayan," katanya.

Memang secara kelembagaan Dinas perikanan Kota Kupang belum memiliki banyak anggaran untuk bisa memberikan sejumlah bantuan kepada para nelayan baik berbentuk alat tangkap maupun dalam bentuk permodalan lainnya.

Namun demikian, lanjutnya, secara berangsur dan konstan, akan tetap ada dorongan bantuan sebagai stimulan bagi para nelayan.

Terhadap target PAD yang menjadi pekerjaan rumah bagi dinas tersebut di tahun anggaran 2017 ini, Otniel mengaku berjumlah Rp225 juta, yang diperoleh dari pos pembuatan perizinan khusus untuk surat izin penangkapan dan pos lainnya yaitu sarana prasarana nelayan, misalnya, kedai pesisir yang menjual sejumlah hasil olahan ikan, tempat pendaratan ikan dan sejumlah fasilitas perikanan lainnya.

Target ini mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya di 2016 yang ditetapkan berjumlah Rp200 juta. "Kami sangat optimistis target capaian itu akan bisa dipenuhi," kata Otniel Pello.Budi Suyanto (*)

 

#

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Kekerasan terhadap anak di NTB naik

Selanjutnya

Logistik Raja Salman tiba di Bali

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe