Konferensi Luar Biasa
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Berita Papua
  3. Menkominfo jamin harga komunikasi Papua tidak jauh beda
  • Jumat, 23 Februari 2017 — 08:13
  • 950x views

Menkominfo jamin harga komunikasi Papua tidak jauh beda

Rudiantara menjamin pengoperasian Palapa Ring paket Timur tidak ada monopoli harga. "Jadi saya bisa jamin tidak ada monopoli harga dalam penggunaan Palapa ring nanti," tambahnya.
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkomimfo) Rudiantara pukul tifa bersama Gubernur Papua Lukas Enembe - Jubi/Alex
Alexander Loen
alex@tabloidjubi.com
Editor : Yuliana Lantipo

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Jayapura, Jubi - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara menjamin, harga komunikasi untuk wilayah Papua dan Papua Barat tidak jauh beda dengan daerah lain di Indonesia. Pasalnya yang akan bangun jaringan adalah pemerintah.

"Nanti aksesnya dibangun operator sehingga tidak perlu membangun backbone-nya, jadi bagian terbesar pembangunan akan dibiayai oleh pemerintah sehingga diharapkan harga tidak berbeda jauh, namun dari segi harga diharapkan kurang lebih sama," kata Rudiantara, di Jayapura, Kamis (23/2/2017).

Menurutnya, sebelum proyek Palapa Ring Paket Timur diluncurkan, harga komunikasi sudah diturunkan. Hal ini berdasarkan surat permohonan resmi yang disampaikan kepada pemerintah (petisi), internet di Papua rata-rata 60 persen lebih mahal dibanding daerah Jawa.

"Istilahnya sudah lelet tapi bayarnya justru lebih mahal, untuk itu kami turunkan. Sama seperti BBM-lah, Indonesia kok," ucapnya.

Rudiantara menjamin pengoperasian Palapa Ring paket Timur tidak ada monopoli harga. "Jadi saya bisa jamin tidak ada monopoli harga dalam penggunaan Palapa ring nanti," tambahnya.

Menyinggung soal tingkat keamanan khusus untuk kabel bawah laut, dirinya berharap akan ada pemeliharaan sebaik-baiknya, mengingat pemerintah hanya akan membayar service level yang perform oleh operator.

"Jadi operator hanya akan dibayar berdasarkan pengoperasian, kalau operasinya di bawah maka tidak akan kami bayar atau kena finalti. Untuk itu, pihak operator harus benar-benar menjaga agar benar-benar perform," kata Rudiantara.

Mengenai izin perbaikan yang terkadang lama ketika ada kerusakan kabel optik, seperti yang dialami Papua beberapa waktu lalu, Rudiantara menyatakan memang memerlukan waktu lebih karena menggunakan kapal khusus.

"Di Indonesia hanya ada dua kapal untuk pemeliharaan kabel bawah laut. Dimana satu milik PT. Telkom, satu lagi milik konsorsium," jelasnya. Ia menambahkan, kapal-kapal itu tidak diam di satu tempat, sehingga itu yang menyebabkan keterlambatan karena harus melakukan pemeliharaan di tempat lain. (*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Gubernur minta pihak swasta dukung proyek Palapa Ring di Papua

Selanjutnya

Menkominfo minta dukungan Papua sukseskan proyek Palapa Ring

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe