Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Jawa
  3. Korban tewas banjir Garut mencapai 33 orang
  • Senin, 26 September 2016 — 15:02
  • 416x views

Korban tewas banjir Garut mencapai 33 orang

Bencana banjir bandang yang melanda Garut telah menewaskan 33 orang, dua di antaranya masih diidentifikasi dengan melakukan tes DNA di Jakarta. Sebanyak 20 warga lainnya dinyatakan hilang.
Banjir bandang di Garut. -- tempo.co
ANTARA
Editor : Lina Nursanty

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Garut, Jubi – Bencana banjir bandang yang melanda Garut telah menewaskan 33 orang, dua di antaranya masih diidentifikasi dengan melakukan tes DNA di Jakarta. Sebanyak 20 warga lainnya dinyatakan hilang.

Komandan Kodim Distrik Militer 0611 Garut juga Komandan Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Garut, Letkol Arm Setyo Hani menyatakan, sementara itu jumlah pengungsi banjir bandang Garut belum akurat dan masih dilakukan pendataan oleh tim lapangan. "Jumlah pengungsi sampai dengan saat ini belum akurat," kata Setyo kepada wartawan di Markas Kodim 0611 Garut, Senin (26/9/2016).

Ia menuturkan pendataan pengungsi di seluruh daerah terkena dampak banjir masih dilakukan, untuk selanjutnya ditetapkan secara resmi. Menurut dia data yang dimiliki saat ini masih terus berubah-ubah di setiap titik pengungsian.

"Jumlah pengungsi di kita sudah ada, tapi pas di lapangan yang tadinya ada sudah tidak ada, karena ikut saudaranya," katanya.

Selain pengungsi, kata dia, angka kerusakan rumah dan bangunan lainnya termasuk jumlah kerugiannya masih dalam tahap pendataan. "Kita akan data berapa rumah yang hanyut, rusak ringan, rusak sedang maupun rusak berat," katanya.

Sementara itu, Pemprov Jawa Barat mengalokasikan tambahan anggaran Rp 20 miliar pada APBD Perubahan 2016 untuk dana tanggap darurat bencana alam seperti di Kabupaten Garut dan Kabupaten Sumedang.

"Insya Allah, kita tambah dana bencana mudah-mudahan sekitar Rp20 miliar. Tadi malam kita corat-coret dari sana, dari situ, diputuskanlah segitu," kata Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan di Gedung Sate Bandung.

Ia menuturkan dana tanggap darurat Rp 20 miliar tersebut nantinya akan digunakan untuk perbaikan alat kesehatan yang rusak di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Slamet, Kabupaten Garut yang rusak akibat banjir bandang beberapa waktu lalu. (*)

 

 

loading...

Sebelumnya

Polisi selidiki potongan badan pesawat di pulau giliraja

Selanjutnya

Sejak tahun 2012, lebih 6000 OAP ditangkap aparat keamanan Indonesia

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe