Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. Masuk bulan kedua TA, Gubernur Papua didesak lantik OPD
  • Jumat, 24 Februari 2017 — 13:59
  • 934x views

Masuk bulan kedua TA, Gubernur Papua didesak lantik OPD

"Terlambatnya pelaksanaan DPA jangan sampai menghambat pekerjaan yang akan dibiayai dari APBD Provinsi Papua Tahun Anggaran 2017. Inikan untuk kepentingan birokrasi," kata Tan, Kamis (23/2/2017).
Ilustrasi: Gubernur Papua, Lukas Enembe ketika melantik beberapa pejabat eselon II di Lingkungan Pemprov Papua beberapa waktu lalu - Dok. Jubi.
Arjuna Pademme
Editor : Angela Flassy
LipSus
Features |
Jumat, 22 Juni 2018 | 21:50 WP
Features |
Jumat, 22 Juni 2018 | 16:20 WP
Features |
Kamis, 21 Juni 2018 | 17:48 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Jayapura, Jubi - Belum direalisasikannya Daftar Pelaksanaan Anggaran (DPA) Provinsi Papua Tahun Anggaran (TA) 2017 membuat anggota Komisi I DPR Papua bidang Pemerintahan, Politik, Hukum dan HAM, Tan Wie Long mendesak Gubernur Papua, Lukas Enembe menetapkan dan melantik pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Papua.

Politikus Partai Golongan Karya (Golkar) itu mengatakan, kini sudah memasuki bulan kedua TA 2017. Namun DPA belum direalisasikan lantaran menunggu pelantikan pimpinan OPD oleh Gubernur Papua.

"Terlambatnya pelaksanaan DPA jangan sampai menghambat pekerjaan yang akan dibiayai dari APBD Provinsi Papua Tahun Anggaran 2017. Inikan untuk kepentingan birokrasi," kata Tan, Kamis (23/2/2017).

Penetapan dan pelantikan OPD kata dia, berkaitan erat dengan DPA dan keuangan daerah di semua intansi pemerintah.

"Kami tentu berharap semua program tahun ini bisa berjalan baik dan berdampak pada perekonomian di Provinsi Papua," ujarnya.

Tak kalah pentingnya menurut Along, tahun ini merupakan tahun penentu pencapaian program Gubernur Papua dan wakilnya sesuai visi misi mereka. Jangan sampai program dan kegiatan terhambat.

"Kalau program dan pembangunan bejalan seiring, tentu akan berdampak pada perputaran ekonomi dan perekonomian masyarakat," katanya.

Sementara Wakil Ketua Komisi I DPR Papua, Orwan Tolli Wone mengatakan, informasinya di awal tahun ini, Gubernur Papua akan melakukan sejumlah pergantian dan pergeseran kepala OPD atau Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

"Ya informasinya seperti itu. Ada pejabat baru di lingkungan SKPD karena ada SKPD yang dilebur. Ada kepala SKPD lama yang akan dikukuhkan. Tapi belum tahu kapan pelantikan dan pengukuhan dilakukan," kata Orwan. (*)
 

loading...

Sebelumnya

KPU Papua: Ada KPPS ilegal dalam Pilkada Jayapura

Selanjutnya

Pleno KPUD rusuh, TNI diperbantukan ke Intan Jaya

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe
wso shell IndoXploit shell wso shell hacklink hacklink satış hacklink wso shell evden eve nakliyat istanbul nakliyat evden eve nakliyat istanbul evden eve nakliyat evden eve nakliyat istanbul nakliyat