Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Ekonomi
  3. Tekun berjualan boneka sejak 2010
  • Jumat, 24 Februari 2017 — 18:28
  • 687x views

Tekun berjualan boneka sejak 2010

“Saya usaha boneka ini masih SMA pada 2010, sampai sekarang berdagang boneka karena saya suka berdagang yang begini jadi,” katanya, Jumat (24/2/2017).
Ilustrasi penjual boneka - Brilio.net.
Yance Wenda
yan_yance@ymail.com
Editor : Syofiardi

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Sentani, Jubi - Berjualan boneka untuk tambah-tambah kebutuhan keluarga sehari-hari, ini alasan Eko ketika ditanya Jubi. Eko adalah pedagang boneka yang sehari-hari berjualan di depan Sentani City Squer SCS pada malam hari.
 
“Saya usaha boneka ini masih SMA pada 2010, sampai sekarang berdagang boneka karena saya suka berdagang yang begini jadi,” katanya, Jumat (24/2/2017).
 
Harga boneka yang ia jual bervariasi, tergantung ukuran, bentuk, dan besarnya boneka.
 
“Saya jual kisaran Rp200 ribu, Rp300 ribu, Rp500 ribu, dan untuk kisaran paling murah itu Rp50 ribu tergantung besar-kecilnya, pernah ada yang pesan minta tulis nama dan pesan karpet, tapi saya hitung-hitung saya rugi, akhirnya untuk pesan seperti itu saya tidak jalankan,” katanya.
 
Eko mengatakan, pembeli yang datang tidak selalu ramai dan juga tidak bisa ditentukan harinya kapan ramai.
 
“Kadang datang rombongan tapi belinya cuma satu dan datang cuma satu tapi belanjanya banyak, yang cari barang juga tidak jelas, kalau lagi tidak ramai itu palingan satu dan kalau lagi ramai itu lebih dari target,” ucapnya.
 
Boneka-boneka yang dijual Eko berasal dari Bandung, Jawa Barat yang dikirimkan dengan kapal. Lama pengiriman tergantung jadwal kapal.
 
“Saya harus dari Bandung kirim ke Jakarta dulu, kemudian dari Jakarta kirim ke Jayapura, itu lamanya satu minggu, saya sudah pernah menggunakan pengiriman lewat kantor pos tapi untungnya tidak bagus,” ucap pria asal Makassar ini.
 
Irma Wijayanti yang sedang membeli boneka mengatakan itu yang ketiga kali ia membeli boneka di sana.
 
“Saya senang, selain bahannya bagus harganya juga tidak terlalu mahal, artinya barangnya memang bagus sesuai harganya kisaran Rp200 ribu dan Rp300 ke atas,” ujarnya. (*)

Sebelumnya

Bulog dukung ekspor beras Merauke ke PNG

Selanjutnya

Pertamina tunda penyaluran BBM ke Intan Jaya

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe