close
Iklan Kominfo
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Dunia
  3. Kapal pengungsi terbalik di Mesir
  • Senin, 26 September 2016 — 15:50
  • 801x views

Kapal pengungsi terbalik di Mesir

Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi memerintah pejabat terkait, Sabtu, menghukum yang bertanggung jawab atas kapal terbalik hingga menewaskan 160 pengungsi di Laut Tengah. Regu penyelamat beserta nelayan menolong 169 orang dari jumlah penumpang keseluruhan sebanyak 600 orang.
Kapal pengungsi di Mesir. -- alaraby.co.uk
ANTARA
Editor : Lina Nursanty

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Kairo, Jubi - Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi memerintah pejabat terkait, Sabtu, menghukum yang bertanggung jawab atas kapal terbalik hingga menewaskan 160 pengungsi di Laut Tengah. Regu penyelamat beserta nelayan menolong 169 orang dari jumlah penumpang keseluruhan sebanyak 600 orang.

Jumlah korban jiwa diperkirakan lebih besar daripada laporan petugas. Korban selamat beserta kerabat dan keluarga mengeluhkan ketidaksigapan petugas terkait, misalnya, penjaga pantai.

Puluhan keluarga pada Sabtu pagi memenuhi jalanan depan titik kumpul penjaga pantai. Mereka berteriak, "kembalikan anak kami". Petugas penjaga pantai mengatakan, pihaknya berupaya menggagalkan aksi migrasi ilegal dan menyelamatkan nyawa.

Hingga saat ini, empat anggota awak kapal telah ditahan. Menindaklanjuti pertemuan dengan Perdana Menteri, Menteri Dalam Negeri, dan kepala intelijen, Presiden al-Sisi memerintahkan otoritas terkait untuk menuntut pelaku kejadian.

Petugas mengatakan, perahu itu mengangkut pengungsi dari Mesir, Sudan, Eritrea, dan Somalia. Mereka meyakini perahu itu berlayar menuju Italia.

Seorang korban selamat dalam siaran video mengatakan, batas penumpang hanya sampai 200 pengungsi, tetapi penyelundup menambah 50 orang lainnya. Alhasil, perahu itu tenggelam. Banyak pengungsi mencoba menyeberang ke Italia dari pesisir Afrika sepanjang bulan di musim panas, khususnya dari Libya. (*)

 

loading...

Sebelumnya

Teleskop terbesar dunia milik tiongkok siap beroperasi

Selanjutnya

Kolombia - FARC akhiri konflik 52 tahun

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Dunia |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4876x views
Polhukam |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 4299x views
Polhukam |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4168x views
Advertorial |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 3493x views
Lembar Olahraga |— Rabu, 10 Oktober 2018 WP | 2956x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe