Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Nasional & Internasional
  3. Kapolri ambil alih konflik di sekitar area Freeport
  • Senin, 26 September 2016 — 17:20
  • 351x views

Kapolri ambil alih konflik di sekitar area Freeport

"Kenapa masyarakat di sekitar areal Freeport setiap tahun perang terus, setelah dicek ternyata itu terjadi karena mereka tidak difasilitasi dengan baik," ucapnya.
Kapolri, Jenderal Polisi Tito Karnavian - tempo.co
ANTARA
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Kyoshi Rasiey

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Jakarta, Jubi - Kasus kerusuhan dan perang suku di area sekitar PT Freeport Indonesia di Papua kini diambil alih dan telah ditangani langsung oleh Kapolri.

"Itu sudah ditangani oleh Kapolri, nanti akan dibangun rumah per suku supaya aman oleh daerah," kata Staf Khusus Presiden Lenis Kogoya di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (26/9/2016).

Lenis baru saja melaporkan berbagai perkembangan terakhir terkait kasus khususnya di Papua, termasuk perang suku dan ketegangan yang kerap terjadi di area sekitar Freeport.

Ia mengatakan, selama ini banyak pengaduan masyarakat masuk terkait persoalan di Papua, Papua Barat, dan beberapa wilayah ke Indonesia.

"Kenapa masyarakat di sekitar areal Freeport setiap tahun perang terus, setelah dicek ternyata itu terjadi karena mereka tidak difasilitasi dengan baik," ucapnya.

Ia mencontohkan terkait Freeport yang membuat Yayasan Tuarek untuk mewadahi kepentingan masyarakat di sekitarnya.

Namun, sayangnya PT Freeport justru menjual besi, namun hasil penjualannya baru akan diberikan kepada masyarakat ketika masyarakat mengajukan proposal.

"Masyarakat tujuh suku (di sekitar Freeport) hanya bisa menjadi pendulang limbah Freeport dan terpapar bahan kimia," ujarnya.

Kesenjangan yang terjadi di wilayah itulah yang kemudian memicu kerapnya terjadi perang antar-suku dan ketegangan yang berujung konflik.

"Jadi itu masalah besar maka sekarang kita percayakan ke Kapolri untuk mengecek lokasi-lokasi pelabuhan seperti pelabuhan di Tangerang, Tanjungpriok di hampir 30 lokasi penampung besi diperiksa. Itu sudah ditangani oleh Kapolri," tuturnya. (*)

 

loading...

Sebelumnya

Pemerintah dianggap berbelit-belit terkait penyelesaian HAM Papua

Selanjutnya

Kisruh 14 kursi dilaporkan ke Presiden

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Berita Papua |— Sabtu, 17 Februari 2018 WP | 4874x views
Anim Ha |— Sabtu, 10 Februari 2018 WP | 2803x views
Penkes |— Senin, 12 Februari 2018 WP | 2702x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe