PapuaMart
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Ekonomi
  3. Ibu-ibu di Papua pun bertanam cabai
  • Minggu, 26 Februari 2017 — 18:02
  • 484x views

Ibu-ibu di Papua pun bertanam cabai

"Tugas kami untuk membina masyarakat menanam kebutuhan pangan, sehingga inflasi yang cukup tinggi akibat rica (sebutan cabai ala Papua) bisa diatasi," kata Gubernur Papua Lukas Enembe.
Penjual cabai rawit di salah satu pasar di Kota Jayapura – Jubi/ Sindung Sukoco.
ANTARA
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Syofiardi

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Jayapura, Jubi - Para ibu rumah tangga di Papua, khususnya yang tergabung dalam organisasi PKK, kini turut sibuk berkebun menanam cabai. Pasalnya, Pemerintah Provinsi Papua kembali mencanangkan budaya tanam cabai di pekarangan masing-masing.

 

Budaya tanam cabai ini kembali dikumandangkan, mengingat faktor pendorong terjadinya inflasi di Kota Jayapura pada Januari 2017 adalah kenaikan harga yang cukup signifikan pada beberapa komoditi, salah satunya cabai rawit.

"Tugas kami untuk membina masyarakat menanam kebutuhan pangan, sehingga inflasi yang cukup tinggi akibat rica (sebutan cabai ala Papua) bisa diatasi," kata Gubernur Papua Lukas Enembe.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Provinsi Papua, cabai rawit menjadi salah satu komoditas yang memberikan andil inflasi sebesar 0,26 persen terhadap inflasi di Kota Jayapura pada Januari 2017 pada kelompok bahan makanan.

Oleh sebab itu, Pemprov Papua terus mendorong masyarakatnya untuk membudayakan gerakan tanam cabai di pekarangan rumah masing-masing.

Mengingat hal ini adalah langkah yang paling mudah dilakukan, dibandingkan harus mendatangkan cabai dalam jumlah besar dari luar Papua, khususnya saat menghadapi hari-hari besar keagamaan.

Selama ini, kebutuhan cabai di Provinsi Papua selain dipenuhi petani asli Papua juga didatangkan dari Surabaya.

"Hal ini terkadang yang menyebabkan cabai ketika mendekati hari-hari keagamaan harganya bisa melambung tinggi," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Papua Max Olua.

Ketua TP PKK Provinsi Papua Yulce Enembe berharap PKK harus menjadi garda terdepan untuk mengoptimalisasi pemanfaatan pekarangan melalui konsep Rumah Pangan Lestari (RPL).

Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Koordinasi Penyuluh Provinsi Papua Robert Edi Purwoko, bibit-bibit cabai yang diberikan kepada masyarakat, baik yang secara langsung maupun melalui PKK disediakan oleh Kementerian Pertanian sehingga bersifat gratis. (*)

Sebelumnya

Pertamina tunda penyaluran BBM ke Intan Jaya

Selanjutnya

Papua akan bangun patung Yesus untuk ikon pariwisata

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Tinggalkan Komentar :

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua