Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Lembar Olahraga
  3. Persipuncak Cartenz FC diminta harus bersatu
  • Senin, 27 Februari 2017 — 11:58
  • 1054x views

Persipuncak Cartenz FC diminta harus bersatu

Yesaya mengatakan, tugasnya hanya mengawasi tetapi dirinya hadir karena dianggap generasi muda Puncak penting, sehingga pihaknya hadir ke Jayapura langsung dari kabupaten Puncak.
Ketua Askab PSSI kabupaten Puncak Yesaya Tabuni saat memberi arahan kepada pemain Persipuncak Cartens di ruang makan Susteran Maranatha, Waena, (25/2/2107) - Jubi Hengky Yeimo
Hengky Yeimo
yeimohengky@gmail.com
Editor : Jean Bisay

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Jayapura, Jubi - Ketua Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Puncak Yesaya Tabuni mengatakan, Persatuan Sepakbola Puncak Cartenz dan sekitarnya (Persipuncak Cartens FC) harus selalu bersatu, terlebih jelang keikutsertaan tim asal Puncak ini di Liga Nusantara (Linus) 2017.

"Hari ini saya dan rombongan tiba, saya menyampaikan terimakasih kepada adik-adik pemain sepak bola yang akan mengikuti seleksi Persipuncak Cartenz, Saya minta untuk mengikuti seleksi, dengan sebaik baiknya," kata Yesaya Tabuni kepada Jubi, Sabtu (25/2/2017).

Yesaya mengatakan, tugasnya hanya mengawasi tetapi dirinya hadir karena dianggap generasi muda Puncak penting, sehingga pihaknya hadir ke Jayapura langsung dari kabupaten Puncak.

Tabuni bilang tujuan dilakukan kegiatan ini untuk menggali bibit-bibit prmain sekaligus membawa nama baik daerah puncak ke kancah Nasional maupun kancah Internasional.

"Pemain harus bersatu dalam kesatuan saling mendukung, jangan saling menjatuhkan. Kita harus tolong jaga diri, harus bersatu. Kalau bisa kekompakan itu bisa seperti Pesipura," katanya memotivasi.

Yesaya mengatakan, jangan anggap diri tidak bisa saatnya kita bangkit. Kalian berlaga di lapangan hijau dengan baik.

"Sebab kita keluar dari honai dengan pasukan itu, tandanya kita siap berperang," tegasnya.

Sementara itu Sekum PSSI Puncak Demi Magai mengapresiasi sekaligus mewanti-wanti kepada pelatih, ofisial dan seluruh pemain harus jaga kebersamaan dan saling menopang satu sama lain.

"Kita harus satu hati dan satu fikiran. kita masuk langan kita perang jadi jangan main main harus serius. Ini tahapan selesksi jika ada teman-teman yang lolos harus bersyukur yang tidak lolos juga harus bersyukur," kata Demi.

Initinya kita harus menjaga komunikasi, menjaga kebersamaan, silahturahmi antara pemain pemain.

Senada asisten pelatih Persipuncak Cartenz FC Otto Gobay mengatakan, mereka akan melanjutkan tahapan seleksi walau tanpa pelatih kepala.

"Kami akan bekerja keras untuk menjalankan tugas dan fungsi kami sebagai pelatih. Dalam menyiapakan semua ini kami butuh dukungan semua pihak," katanya.

Selama dua minggu kami sudah melakukan dua kali seleksi pemain Persipuncak Cartenz FC. Pemain yang lolos itu yang akan berlaga di Liga 3 nasional,” demikian Otto Gobay. (*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Wilson Samonsabra nahkodai Persipura Mania

Selanjutnya

STH Umel Mandiri ambisi rebut JWW Cup

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe