Konferensi Luar Biasa
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Lapago
  3. Petahana Bupati Tolikara peroleh suara terbanyak
  • Senin, 27 Februari 2017 — 12:11
  • 1564x views

Petahana Bupati Tolikara peroleh suara terbanyak

Ketua KPUD Tolikara Hosea Genongga mengatakan perolehan dukungan itu dari total suara sah sebanyak 216.203 suara. Sementara suara tidak sah sebanyak 58 suara dari jumlah daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 216.261 suara.
Ketua KPUD Tolikara Hosea Genongga didampingi komisioner KPUD Tolikara saat memimpin jalannya rapat pleno terbuka rekapitulasi perolehan suara Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Tolikara periode 2017-2022 di Karubaga, Jumat (24/2). – Jubi/Dok KPUD Tolikara.
Yuliana Lantipo
yuliana_lantipo@tabloidjubi.com
Editor : Yuliana Lantipo

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Jayapura, Jubi - Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Tolikara, dalam rapat plenonya telah menetapkan pasangan Usman G. Wanimbo dan Dimus Wanimbo sebagai peraih dukungan terbanyak menjadi bupati dan wakil bupati Tolikara periode 2017-2022.

Hal itu tertuang dalam Surat Keputusan KPU nomor. 09/KPTS/KPU/Kab.Tolikara/II/2017 tentang penetapan rekapitulasi pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tolikara, pada Jumat (24/2/2017) di Aula KPU Tolikara, di Karubaga.

Paslon nomor urut 1: Usman-Dimus peroleh dukungan terbanyak yakni 118.640 suara (62 %). Kemudian, dukungan terbanyak kedua diperoleh paslon nomor urut 3 yakni 79.020. Sementara paslon nomor urut 2: Amos Yikwa-Rebeka Enembe mendapat 18.543 dukungan suara.

Ketua KPUD Tolikara Hosea Genongga mengatakan perolehan dukungan itu dari total suara sah sebanyak 216.203 suara. Sementara suara tidak sah sebanyak 58 suara dari jumlah daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 216.261 suara.

Terkait pleno rekapitulasi surat suara yang baru dilakukan pada Jumat (24/2) atau hari terakhir dari waktu yang ditetapkan secara nasional, Hosea mengatakan keterlambatan itu disebabkan kurangnya koordinasi dari Panitia Pengawas (Panwas) Pilkada di daerah tersebut.

“Rekapitulasi penghitungan tersebut baru bisa kita mulai hari keempat setelah Panwas kembali. Akibatnya, rapat pleno terbuka baru bisa digelar lebih lambat. Kita gelar hari Jumat, yakni hari terakhir bagi KPU tingkat Kabupaten di seluruh Indonesia untuk gelar rapat pleno terbuka penetapan perolehan suara,” kata Usman Genongga melalui pesan elektronik yang diterima Jubi, Sabtu (25/2/2017).

Hosea juga menilai ada unsur kesengajaan untuk memperlambat proses tersebut.

“Kami sedikit kecewa dengan sikap Panwas Kabupaten Tolikara bersama anggotanya yang terkesan memperlambat proses Pilkada ini. Sudah tiga hari Ketua panwas Kabupaten Tolikara tidak datang padahal Ketua PPD dengan anggotanya dari semua distrik seluruh Tolikara sudah datang menunggu untuk melakukan rekapitulasi surat suara dari semua TPS,” imbuhnya.

Terpisah, Ketua Tim sukses Paslon nomor urut 1, Tommy Yikwa mengatakan pihaknya menilai ketua Panwas Tolikara bekerja tidak netral. “Saya dan semua kawan-kawan sangat setuju keputusan KPUD Tolikara untuk melanjutkan pleno rekapitulasi karena apa yang Panwas sengketakan yakni 18 distrik itu ternyata sama sekali tidak ada temuan, itu hanya isu saja,” katanya.

Sementara itu, hingga Minggu (26/2) malam, Jubi belum berhasil peroleh keterangan dari Ketua Panwas Tolikara Jordan Yikwa. (*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Petrus Hubi siap bertarung rebut 01 Jayawijaya

Selanjutnya

Pilkada, daerah lain di Papua perlu belajar dari Nduga

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe