Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Penkes
  3. Anak-anak terlantar di SD Yoka karena guru tidak ada
  • Senin, 27 Februari 2017 — 18:56
  • 748x views

Anak-anak terlantar di SD Yoka karena guru tidak ada

“Karena itu, sementara ini lima kelas itu tidak ada guru kelas, guru kelas yang ada hanya guru kelas enam,” kata Surina kepada Jubi ruang guru SD yang tidak begitu bagus, Senin (27/02/2017).
Ilustrasi anak-anak sekolah di Papua - Jubi/Dok.
Benny Mawel
frans@tabloidjubi.com
Editor : Syofiardi

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Jayapura, Jubi - Ratusan murid SD Inpres Kampung Yoka, Kota Jayapura yang terletak 5 km dari kantor wali kota, tidak mendapatkan pendidikan yang layak. Mereka terlantar akibat sekolah tersebut kekurangan guru.

Kepala SD Inpres Kampung Yoka Surina Wally mengatakan, sekolahnya membutuhkan lima guru yang berstatus Pegawai Negeri Sipil untuk menangani guru kelas satu hingga kelas lima.

“Karena itu, sementara ini lima kelas itu tidak ada guru kelas, guru kelas yang ada hanya guru kelas enam,” kata Surina kepada Jubi ruang guru SD yang tidak begitu bagus, Senin (27/02/2017).
 
Sebenarnya, jelas Surina, sekolah dengan 172 murid tersebut memiliki lima guru. Hanya saja dua di antaranya guru olahraga, satu guru honor, dan dia yang menjabat kepala sekolah.

“Guru honor tidak bisa saya harapkan, karena tidak ada yang mewajibkan mereka mengajar dan datang tiap hari ke sekolah, kalau tidak datang saya tidak bisa terapkan disiplin, kecuali mereka PNS,” katanya.

Ia mengaku berusaha mengisi kekosongan, namun tidak menyelesaikan masalah. Sebab jika ia pergi urusan dinas, hanya bisa memberikan  tugas.

“Setahun lalu kami kontrak empat guru honor, namun kini tinggal satu, tiga lainnya sudah berhenti dengan alasan kebutuhan, kita ini sekolah kecil yang tidak mampu memenuhi kebutuhan mereka,” ujarnya.
 
Surina sangat berharap Dinas Pendidikan memperhatikan sekolahnya dan memenuhi lima guru kelas, satu petugas tata usaha, dan satu penjaga sekolah.
 
“Sebenarnya sekolah juga membutuhkan sekuriti yang mengawasi orang-orang yang tidak berkepentingan masuk lingkungan sekolah, maupun kemungkinan siswa
meningalkan sekolah,” katanya.

Piter Ohee, guru kelas yang baru sebulan pindah dari SD Buper mengatakan, kekurangan guru menyebabkan anak-anak tidak mendapat pendidikan dengan baik.

“Ini anak-anak yang terlantar di pinggiran kota,” ungkapnya. (*)

loading...

Sebelumnya

IKB-PMPJ se-Jawa dan Bali gelar seminar dan raker

Selanjutnya

Terdata 60 kasus kaki gajah di Kota Jayapura

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe