close
Iklan Kominfo
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Domberai
  3. Suku Ani palang kantor bupati Sorsel
  • Selasa, 28 Februari 2017 — 10:40
  • 1564x views

Suku Ani palang kantor bupati Sorsel

Kepala Suku Ani, Daniel Ani saat memimpin aksi di kantor bupati, Sesna Teminabuan, Senin siang mengatakan, janji ganti rugi ini diungkapkan Bupati Otto Ihalauw, Bupati Sorsel ketika itu sebesar Rp 32 miliar.
Masyarakat suku Ani ketika memalang kantor bupati Sorong Selatan, Papua Barat untuk menuntut ganti rugi tanah ulayat sebesar Rp 32 miliar – Jubi/Niko.
Niko MB
Editor : Timoteus Marten

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Teminabuan, Jubi – Masyarakat suku Ani yang mendiami Kampung Ani Dam, Kabupaten Sorong Selatan (Sorsel), Papua Barat memalang kantor bupati setempat, Senin (27/2/2017).

Aksi ini dilakukan untuk menuntut ganti rugi sebesar Rp 32 miliar atas tanah adat yang dijanjikan Pemkab Sorsel lima tahun lalu.

Mereka mendirikan tenda di jalan masuk kantor bupati. Tenda tersebut dibongkar hingga tuntutan mereka dijawab.

Kepala Suku Ani, Daniel Ani saat memimpin aksi di kantor bupati, Sesna Teminabuan, Senin siang mengatakan, janji ganti rugi ini diungkapkan Bupati Otto Ihalauw, Bupati Sorsel ketika itu sebesar Rp 32 miliar.

Namun hingga pergantian pemimpin ke Bupati Sorsel, Samsudin Anggiluli hak atas tanah ulayat itu tak kunjung direalisasi.

“Aksi hari ini merupakan puncak protes Suku Ani karena tidak ada tanggapan serius dari Pemda Sorsel,” kata Daniel.

Bupati Sorsel, Samsudin Anggiluli saat dikonfirmasi via SMS mengaku tak menginginkan pemalangan karena dapat mengganggu aktivitas perkantoran.

Namun ia berjanji akan mengecek ulang semua berkas dokumen pembebasan lahan kantor bupati Sorsel, sehingga ada titik terang soal ganti rugi dan tak terjadi masalah di kemudian hari. (*)

loading...

#

Sebelumnya

Lima kampung gelar sasi biota laut dan alat tangkap

Selanjutnya

Kota Sorong diharapkan bebas banjir

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer
Dunia |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4963x views
Polhukam |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4365x views
Domberai |— Minggu, 21 Oktober 2018 WP | 4147x views
Otonomi |— Rabu, 17 Oktober 2018 WP | 2560x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe