PapuaMart
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
  1. Home
  2. Advertorial
  3. Canangkan ZKUB, Mathius Awoitauw terima Harmony Award
  • Selasa, 28 Februari 2017 — 16:18
  • 1825x views

Canangkan ZKUB, Mathius Awoitauw terima Harmony Award

“Misi kerja kementerian agama di seluruh Indonesia dalam lima tahun berjalan ini menunjukkan hasil terbaik. Dimana misi kita untuk mendekatkan agama ditengah masyarakat kita di seluruh Indonesia dapat berjalan juga dengan baik,” katanya.
Bupati Kabupaten Jayapura, Mathius Awoitauw saat menerima penghargaan “Harmony Award” dari Kementerian Agama (Kemenag) RI di Convention Center Hotel Mercure Jakarta, Minggu (26/2/2017) - Jubi/Engelbert Wally
Engelbert Wally
engellenny2509@gmail.com
Editor : Timoteus Marten

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Jakarta, Jubi – Bupati Kabupaten Jayapura, Mathius Awoitauw sukses menerima penghargaan “Harmony Award” dari Kementerian Agama (Kemenag) RI di Convention Center Hotel Mercure Jakarta, Minggu (26/2/2017).

Penghargaan ini diberikan kepada setiap aparat pemerintah di daerah yang berhasil menerapkan kerukunan hidup beragama, seperti bupati, wali kota dan gubernur di Indonesia.

Tanggal 28 Mei 2016 Bupati Mathius Awotauw mencanangkan zona kerukunan umat beragama (ZKUB). Ketika itu Mathius membuka MTQ (Musabaqoh Tilatil Qur’an) bersamaan dengan perlombaan paduan suara gerejawi (Pesparawi).

Menteri Agama RI, H. Lukman Hakim Saifuddin di Jakarta, Minggu (26/2/2017) mengatakan, banyak capaian dan hasil terbaik yang telah didapat dalam seluruh aktifitas kementerian agama di seluruh Indonesia.

“Misi kerja kementerian agama di seluruh Indonesia dalam lima tahun berjalan ini menunjukkan hasil terbaik. Dimana misi kita untuk mendekatkan agama ditengah masyarakat kita di seluruh Indonesia dapat berjalan juga dengan baik,” katanya.

Hal penting yang perlu diingat adalah misi Kemenag kedepan meliputi khawalitas hidup kerukunan umat beragama yang benar-benar tercipta di antara umat.

“Hal terpenting juga tentang makna agama, pengajaran terhadap agama melalui kehidupan umat disetiap lingkungan hidup kita masing-masing. Agama harus dikembalikan kepada esensinya,” katanya.

Bupati Jayapura, salah satu penerima penghargaan itu mengatakan, mengaku sangat berterima kasih kepada Kemenag yang mengapresiasi upaya kerukunan yang dilakukannya.

“Apresiasi dan penghargaan ini sesungguhnya adalah bentuk kesungguhan dari masyarakat kita yang ada di Kabupaten Jayapura yang senantiasa menjaga hubungan dan kerukunan umat yang baik. Dan ini bukan hal baru bagi masyarakat kita yang ada,” katanya.

Pencanangan ZKUB merupakan bagian dari visi dan misi Pemerintah Kabupaten Jayapura yang terus dilakdilaksanakan untuk menjaga keharmonisan.

“Hal ini dilakukan dengan tidak tawar-menawar agar masyarakat kita tetap rukun dan damai dalam keberagaman nya,” katanya kepada Jubi, Jumat (24/2/2017).

Ia bahkan mengharapkan apa yang dilakukannya ini terus dilaksanakan dan didukung masyarakat kabupaten yang dipimpinnya ini.

“Kita punya forum kerukunan umat yang sangat luar biasa kuatnya, sehingga hal ini terus terjaga dalam kebinekaan kita disini. Keberagaman hidup sesungguhnya adalah kekuatan kita yang sejati dalam masyarakat moderen saat ini sehingga semua kita yang ada disini dan yang akan datang ke daerah ini juga wajib hukumnya untuk menjaga zona integritas kerukunan yang telah kita canangkan,” katanya. (*)

Sebelumnya

Terbukti ada pelanggaran, 17 distrik di Jayapura PSU

Selanjutnya

Hingga 20 Maret, Pemda Yahukimo buka pendaftaran lelang jabatan Sekda dan 18 OPD

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Tinggalkan Komentar :

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua