Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Empat pesawat tak dikembalikan, pemkab Merauke akan temui Merpati
  • Rabu, 01 Maret 2017 — 21:04
  • 672x views

Empat pesawat tak dikembalikan, pemkab Merauke akan temui Merpati

Dikatakan, sejauh ini, pemerintah belum berpikir membentuk Tim Kerjasama Operasional (KSO). Tetapi hanya beberapa orang termasuk dari dinas terkait untuk berangkat ke Surabaya beberapa hari ke depan.
Salah satu pesawat milik pemerintah dan masyarakat Kabupaten Merauke yang parkir di Bandara Mopah - Jubi/Frans L Kobun.
Editor : Angela Flassy

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Merauke, Jubi - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke akan menemui managemen maskapai penerbangan Merpati guna membicarakan aset empat unit pesawat milik masyarakat dan pemerintah yang tak kunjung dikembalikan sampai kini.

“Sesuai rencana, pada 3 Maret 2017, saya bersama beberapa tim termasuk dinas terkait, ke Surabaya dan menemui managemen di sana untuk membicarakan pesawat yang merupakan aset pemerintah dan masyarakat Kabupaten Merauke,” ujar Wakil Bupati Merauke, Sularso kepada sejumlah wartawan Rabu (1/3/2017).

Dikatakan, sejauh ini, pemerintah belum berpikir membentuk Tim Kerjasama Operasional (KSO). Tetapi hanya beberapa orang termasuk dari dinas terkait untuk berangkat ke Surabaya beberapa hari ke depan.

“Ya, kalau sudah ada kesepakatan dan empat pesawat dikembalikan, baru Tim KSO dibentuk. Untuk sementara belum, karena jika dibentuk dan berjalan, otomatis ada tunjangan diberikan. Sementara tak ada pemasukan didapatkan,” ujarnya.

“Mudah-mudahan ada kesepakatan pembicaraan bersama managemen PT Merpati, agar aset pesawat dapat dikembalikan dan bisa terbangkan kembali untuk menunjang pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Merauke,” tuturnya.

Menyinggung tentang aset lain berupa sejumlah kapal laut yang telah mengalami kerusakan dan hanya berlabuh di Pelabuhan Ambon, Wabup mengaku tidak tahu. “Saya hanya tahu satu kapal yakni Mulyanin saja,” katanya.

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Merauke, Beny Latumahina mengakui beberapa waktu lalu,  ia bersama sejumlah anggota dewan lain melakukan peninjauan aset pemerintah berupa sejumlah kapal di Ambon.
Namun sayangnya, kondisi kapal dalam keadaan rusak.

“Memang sejumlah kapal itu, dalam keadaan rusak dan tidak terawat baik. Padahal, dibeli menggunakan uang rakyat. Pihak ketiga yang diberikan kepercayaan, harus bertanggungjawab,” pintanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Sejumlah pejabat tak dilantik, Wabup Merauke ‘ngaku’ tidak tahu

Selanjutnya

Bangun rumah pastoran di Kuper, umat Katolik kumpulkan koin

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe