PapuaMart
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Bangun rumah pastoran di Kuper, umat Katolik kumpulkan koin
  • Kamis, 02 Maret 2017 — 09:31
  • 486x views

Bangun rumah pastoran di Kuper, umat Katolik kumpulkan koin

Pengumpulan koin dari umat, demikian Pastor Yohanes, dilakukan sukarela tanpa pemaksaan dan diresponi dengan sungguh-sungguh. Setiap bulan setiap stasi mengumpulkan berkisar Rp4 juta sampai Rp6 juta.
Bangunan rumah pastor di Kuper yang sedang dalam penyelesaian - Jubi/Frans L Kobun
Editor : Angela Flassy

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Merauke, Jubi - Pembangunan rumah pastoran di Kuper, Distrik Semangga, Kabupaten Merauke dilakukan secara swadaya oleh umat. Sesuai kesepakatan umat katolik yang berjumlah 5006 jiwa dari  16 stasi, setiap jiwa mengumpulkan setiap bulan Rp1.000.

“Jadi,  masing-masing umat menyetorkan uang senilai Rp 1.000 tiap bulan melalui  ketua stasi yang ada. Pengumpulan sudah dilakukan selama setahun terakhir dan dari uang tersebut, pembangunan rumah pastoran dalam proses penyelesaian,” ujar Pastor Paroki Kuper, Pastor Yohanes Donbosco B, MSC ketika ditemui Selasa (28/2/2017).

Pengumpulan koin dari umat, demikian Pastor Yohanes, dilakukan sukarela tanpa pemaksaan dan diresponi dengan sungguh-sungguh. Setiap bulan setiap stasi mengumpulkan berkisar Rp4 juta sampai Rp6 juta.

“Memang kita memberikan standard Rp 1.000. Namun, ada juga umat yang bekerja sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun pengusaha,  membantu antara Rp100.000-Rp500.000,” katanya.

Bahkan, ketika dilakukan peletakan batu pertama, ada saja bantuan berupa semen maupun batu merah. “Ya, meskipun anak atau keluarganya menyetor Rp1.000 tiap bulan, tetapi bahwa semua ikut berpartisipasi,” tuturnya.

Diakui  kondisi bangunan rumah pastoran sekarang, sudah rusak dan tidak layani ditempati.  Belum lagi sangat tidak strategis, karena berada di depan gereja. Sehingga bagaimanapun juga harus dipindahkan ke samping gereja.

Mantan Bupati Merauke, Romanus Mbaraka yang ikut membantu 50 sak semen mengakui bantuan semen yang diberikan adalah suatu bentuk tanggungjawab dan kepedulian sebagai umat Katolik.

 “Tadi saya memantau langsung penyelesaian bangunan dan telah bicara dengan pastor paroki. Dimana, jika masih ada kekurangan bahan bangunan, agar diinformasikan sehingga bisa dildistribusikan,” ujarnya. (*)

Sebelumnya

Empat pesawat tak dikembalikan, pemkab Merauke akan temui Merpati

Selanjutnya

Setahun memimpin Merauke, Fredy-Sularso diminta fokus jabarkan visi-misi

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Tinggalkan Komentar :
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua