Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Jayapura Membangun
  3. Pemkab Jayapura bentuk tim terpadu pantau pilkada
  • Kamis, 02 Maret 2017 — 19:50
  • 964x views

Pemkab Jayapura bentuk tim terpadu pantau pilkada

Bupati Jayapura Mathius Awoitauw mengatakan tim ini terdiri dari tokoh dan masyarakat adat, pemuda, perempuan, forum paguyuban nusantara dan LSM.
Suasana pertemuan Pemerintah Kabupaten Jayapura dengan para tokoh masyarakat – Jubi/Engel Wally
Engelbert Wally
Editor : Timoteus Marten

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Sentani, Jubi – Pemerintah Kabupaten Jayapura membentuk tim terpadu untuk memantau proses pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak 15 Februari 2017.

 

Bupati Jayapura Mathius Awoitauw mengatakan tim ini terdiri dari tokoh dan masyarakat adat, pemuda, perempuan, forum paguyuban nusantara dan LSM.
 
Menurutnya masyarakat menginginkan agar proses pilkada berjalan dengan baik. Karena itu, tim ini dapat bekerja semaksimal mungkin.
 
“Kita Pemerintah hanya fasilitasi saja, karena proses pilkada ini sudah terang-benderang dan diketahui masyarakat. Jangan dipolitisisasi lagi dengan kepentingan oknum satu-dua orang,” katanya di Sentani, Kamis (2/3/2017).
 
Ia mengatakan, proses pilkada sudah selesai. Semua pihak pun diminta agar proses ini tetap terjaga baik.
 
“Kita tidak boleh menutup-nutupi. Kesalahan/pelanggaran harus diselesaikan pihak yang berkompeten, tidak bisa semua yang mengurus. Nanti bisa terjadi gesekan yang berujung pada konflik. Ini yang harus kita jaga bersama-sama,” katanya.  
 
Anggota tim terpadu yang dibentuk, di antaranya, Daniel Toto (Koordinator DAS Kabupaten Jayapura), Yusak Andatu (tokoh pemuda), Dorince Mehue (tokoh perempuan) dan Djuremi (Ketua Ikatan Masyarakat Madura).
 
Ketua Kerukunan Masyarakat Madura, Djuremi mengatakan, pada dasarnya proses pilkada di kabupaten ini berjalan baik. Namun pada tahapan pleno di tingkat KPU, 24 Februari muncul persoalan, seperti dugaan adanya KPPS siluman.
 
“Kalau disebutkan KPPS siluman berarti yang datang memilih juga manusia siluman? Ini kan aneh. Masa ada TPS dan petugas yang dibilang siluman?” katanya.
 
Proses pembagian logistik di tiap TPS, lanjutnya, disertai berita acara serah terima barang dan tidak bermasalah. (*)

loading...

Sebelumnya

640 pejabat Pemkab Jayapura dikukuhkan

Selanjutnya

KPU berharap Pemda segera cairkan dana PSU

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe