PapuaMart
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Ketua komisi C DPRD Merauke berang
  • Jumat, 03 Maret 2017 — 09:00
  • 671x views

Ketua komisi C DPRD Merauke berang

“Itu bukan tupoksi mereka, termasuk ibu Marotus. Mestinya yang berangkat adalah Wakil Ketua II, Beny Latumahina,” katanya.
Aset pesawat milik masyarakat dan Pemkab Merauke yang diparkir di Bandara Mopah - Jubi/Frans L Kobun
Editor : Angela Flassy

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Merauke, Jubi- Ketua Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Merauke berang, setelah dirinya baru mengetahui jika empat anggota dewan lain ikut bersama  eksekutif ke Surabaya guna membicarakan aset milik pemerintah dan masyarakat berupa empat unit  pesawat.

“Saya sangat kecewa, karena harusnya anggota dewan yang berangkat adalah Komisi C. Karena komisi tersebut membidangi infrastruktur termasuk aset daerah,” tegas Hengky dengan suara tinggi kepada sejumlah wartawan di kantor dewan Kamis (2/3/2017).

Keempat anggota dewan yang berangkat tadi pagi bersama eksekutif yakni Wakil Ketua I, Marotus Solikah, Daniel Walinaulik, Fransiskus Sirfega serta Nathaniel Palinting.

“Itu bukan tupoksi mereka, termasuk ibu Marotus. Mestinya yang berangkat adalah Wakil Ketua II, Beny Latumahina,” katanya.

Lebih lanjut dijelaskan, sesuai mekanisme di lembaga dewan, sebelum berangkat, dilakukan rapat bersama. Sekaligus ditentukan siapa saja yang ikut. Bukan diam-diam menunjuk orang begitu saja.

Ditegaskan, sudah beberapa kali dirinya ikut melakukan pembicaraan bersama manajemen PT Merpati Nusantara Airlines (MNA) di Surabaya terkait aset pesawat. Sehingga mengetahui pasti perjuangan bersama Tim Kerjasama Operasional (KSO) beberapa tahun silam.

Dalam kesempatan itu, Hengky meminta  dewan yang ikut ke Surabaya bersama eksekutif, setelah kembali dapat memberikan presentasi dan melaporkan hasil, sekaligus tindaklanjutnya. Sehingga tidak hanya sekedar jalan-jalan menghabiskan uang.

Wakil Bupati Merauke, Sularso mengungkapkan, keberangkatannya bersama beberapa orang ke Surabaya, tidak lain membicarakan bersama PT MNA dan meminta aset keempat pesawat, dikembalikan. Karena selama ini, tidak dioperasikan, setelah perusahaan itu dimerger.

“Kita  belum tahu kondisi keempat pesawat. Nantinya akan mendengar juga dari PT MNA. Hasil pembicaraan itu, akan kami sampaikan lagi setelah melakukan pertemuan,” tuturnya. (*)

#

Sebelumnya

Rumah dinas hendak dipalang, sejumlah ibu datangi DPRD Merauke

Selanjutnya

Wakil Ketua PN Merauke diminta bangun kerjasama baik dengan hakim dan staf

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Tinggalkan Komentar :
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua