Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Penkes
  3. Petugas Puskesmas Yoka terpaksa cuci tangan dengan air galon
  • Jumat, 03 Maret 2017 — 09:10
  • 777x views

Petugas Puskesmas Yoka terpaksa cuci tangan dengan air galon

Kata dia, resiko paling besar akibat kekurangan air bersih bagi perawat rawan terkena inveksi atau kuman lewat jari-jari tangan yang tidak bersih pasca melayani pasien.
Puskesmas Yoka – Jubi/ Benny Mawel
Benny Mawel
Editor : Syofiardi

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Jayapura, Jubi - Kepala Puskesmas Kampung Yoka, Kota Jayapura Mina Yamalia Wanma mengatakan, sejak berdiri 2010 pusat pelayanan kesehatan warga itu tidak memiliki sumber air bersih.

“Sejak rumah sakit ini berdiri tidak ada air bersih, akibatnya kebutuhan air menggunakan air galon, kebutuhan mencuci  tangan para petugas pasca menolong pasien maupun sebelum menolong pasien mengungakan air yang ada,” katanya kepada Jubi di ruang kerjanya, Senin (27/02/2017).

Ia mengatakan, pernah berusaha menggali sumur bor, namun tidak berhasil karena wilayah tersebut daerah rawa.
“Air yang naik lumpur, kita harus saring lagi,”ungkap perempuan yang pernah bertugas di Pedalaman Papua ini.

Kata dia, resiko paling besar akibat kekurangan air bersih bagi perawat rawan terkena inveksi atau kuman lewat jari-jari tangan yang tidak bersih pasca melayani pasien.

Karena itu, dirinya sangat khawatir terhadap kesehatan perawatnya. Kekhawatiran itu pernah disampaikan ke kampung supaya ada upaya pengadaan air bersih lewat dana kampung. Namun hingga kini belum terealisasi.

Maria Epa, seorang pegunjung Puskesmas mengatakan, kebutuhan air memang menjadi masalah di puskesmas tersebut. Pegunjung yang ingin mencuci tangan untk memberi makan anak atau keluarga yang sakit juga kesulitan.

“Kita pakai air yang ada, kalau tidak ada mau apa? Kalau mau bilang puskesmas ini belum menjadi pusat pelayanan kesehatan masyarakat yang bersih,” ungkapnya.

Karena itu, kepala Puskesmas maupun Maria sangat mengharapkan ada kepedulian semua pihak agar ada perbaikan.
“Kita harap lebih baik lagi,” ujar Maria. (*)

loading...

Sebelumnya

Tak miliki komputer, SMA PGRI Jayapura UNBK di SMK 8

Selanjutnya

PLN putus listrik asrama mahasiswa Papua di Bogor

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe