Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Penkes
  3. Petugas Puskesmas Yoka terpaksa cuci tangan dengan air galon
  • Jumat, 03 Maret 2017 — 09:10
  • 525x views

Petugas Puskesmas Yoka terpaksa cuci tangan dengan air galon

Kata dia, resiko paling besar akibat kekurangan air bersih bagi perawat rawan terkena inveksi atau kuman lewat jari-jari tangan yang tidak bersih pasca melayani pasien.
Puskesmas Yoka – Jubi/ Benny Mawel
Benny Mawel
frans@tabloidjubi.com
Editor : Syofiardi

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Jayapura, Jubi - Kepala Puskesmas Kampung Yoka, Kota Jayapura Mina Yamalia Wanma mengatakan, sejak berdiri 2010 pusat pelayanan kesehatan warga itu tidak memiliki sumber air bersih.

“Sejak rumah sakit ini berdiri tidak ada air bersih, akibatnya kebutuhan air menggunakan air galon, kebutuhan mencuci  tangan para petugas pasca menolong pasien maupun sebelum menolong pasien mengungakan air yang ada,” katanya kepada Jubi di ruang kerjanya, Senin (27/02/2017).

Ia mengatakan, pernah berusaha menggali sumur bor, namun tidak berhasil karena wilayah tersebut daerah rawa.
“Air yang naik lumpur, kita harus saring lagi,”ungkap perempuan yang pernah bertugas di Pedalaman Papua ini.

Kata dia, resiko paling besar akibat kekurangan air bersih bagi perawat rawan terkena inveksi atau kuman lewat jari-jari tangan yang tidak bersih pasca melayani pasien.

Karena itu, dirinya sangat khawatir terhadap kesehatan perawatnya. Kekhawatiran itu pernah disampaikan ke kampung supaya ada upaya pengadaan air bersih lewat dana kampung. Namun hingga kini belum terealisasi.

Maria Epa, seorang pegunjung Puskesmas mengatakan, kebutuhan air memang menjadi masalah di puskesmas tersebut. Pegunjung yang ingin mencuci tangan untk memberi makan anak atau keluarga yang sakit juga kesulitan.

“Kita pakai air yang ada, kalau tidak ada mau apa? Kalau mau bilang puskesmas ini belum menjadi pusat pelayanan kesehatan masyarakat yang bersih,” ungkapnya.

Karena itu, kepala Puskesmas maupun Maria sangat mengharapkan ada kepedulian semua pihak agar ada perbaikan.
“Kita harap lebih baik lagi,” ujar Maria. (*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Tak miliki komputer, SMA PGRI Jayapura UNBK di SMK 8

Selanjutnya

PLN putus listrik asrama mahasiswa Papua di Bogor

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe