Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Bomberai
  3. APBD Kabupaten Sorong Rp 1,3 miliar
  • Jumat, 03 Maret 2017 — 13:41
  • 1660x views

APBD Kabupaten Sorong Rp 1,3 miliar

“APBD tahun 2017 memang mengalami penurunan. Selain itu kita dibebankan untuk menyiapkan dana desa, sebab jika tidak dilakukan, maka akan ada sanksi sebesar nilai yang tidak dianggarkan tersebut,” kata Arie kepada Jubi di kantor bupati Sorong, Aimas, Kamis (2/3/2017).
Ilustrasi dana APBD – Jubi/IST
Niko MB
Editor : Timoteus Marten
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Sorong, Jubi – Pelaksana Tugas Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Sorong, Papua Barat, Arie Wijayanti mengatakan kondisi keuangan secara nasional tidak begitu stabil.

Hal itu mengakibatkan penurunan jumlah APBD Kabupaten Sorong tahun anggaran 2017 dari semula sevesar Rp 1,5 miliar menjadi Rp 1,3 miliar.

Maka dari itu, ia mengharapkan agar tiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) bijak memanfaatkan anggaran yang ada dan mendahulukan program prioritas.

“APBD tahun 2017 memang mengalami penurunan. Selain itu kita dibebankan untuk menyiapkan dana desa, sebab jika tidak dilakukan, maka akan ada sanksi sebesar nilai yang tidak dianggarkan tersebut,” kata Arie kepada Jubi di kantor bupati Sorong, Aimas, Kamis (2/3/2017).

Ia melanjutkan, semua program memang penting. Namun harus dibuat skala prioritas agar rencana yang telah disiapkan SKPD dapat dilaksanakan secara tepat dan efektif.

“Meski keuangan daerah terpangkas, seluruh pegawai di semua SKPD harus tetap menjalankan tupoksi yang diberikan, terutama dalam memberikan pelayanan bagi masyarakat,” katanya.

Praktisi ekonomi Papua Barat, Jedri Simagua mengakui banyak aspek yang mempegangaruhi pendapatan daerah. Oleh sebab itu, perlu digenjot dari berbagai aspek, termasuk sektor pertanian dan jasa angkut di wilayah Kabupaten Sorong. (*)

loading...

Sebelumnya

Papua Barat siapkan 61 miliar untuk sawah baru

Selanjutnya

Pemkab Raja Ampat tertibkan koperasi ilegal

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Jumat, 21 September 2018 WP | 6253x views
Koran Jubi |— Senin, 17 September 2018 WP | 5834x views
Polhukam |— Kamis, 20 September 2018 WP | 4001x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe