Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Bomberai
  3. Pemkab Raja Ampat tertibkan koperasi ilegal
  • Jumat, 03 Maret 2017 — 14:02
  • 994x views

Pemkab Raja Ampat tertibkan koperasi ilegal

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Koperasi dan UKM Raja Ampat, Ria Siti Umlati di Waisai, Kamis (2/3/2017) mengatakan akan menurunkan tim untuk melakukan pengawasan terhadap koperasi maupun usaha simpan pinjam yang ada di daerah tersebut.
Ilustrasi logo koperasi di Indonesia – Jubi/IST
ANTARA
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Timoteus Marten

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Sorong, Jubi – Pemerintah Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat akan menertibkan koperasi simpan pinjam yang melakukan aktivitas tanpa mengantongi izin pemerintah atau ilegal.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Koperasi dan UKM Raja Ampat, Ria Siti Umlati di Waisai, Kamis (2/3/2017) mengatakan akan menurunkan tim untuk melakukan pengawasan terhadap koperasi maupun usaha simpan pinjam yang ada di daerah tersebut.

Dinas Koperasi mencatat koperasi yang terdaftar pada pemerintah daerah Kabupaten Raja Ampat sebanyak 80 unit baik koperasi simpan pinjam maupun industri perikanan.

Dari total jumlah tersebut, Ria mengatakan hanya 20 koperasi yang aktif melakukan aktivitas sedangkan lainnya sudah tidak aktif.

Pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Koperasi dan UKM akan mendorong agar koperasi yang tidak aktif itu kembali beroperasi.

Sementara itu, Ria mengaku ada koperasi yang diduga melakukan aktivitas peminjaman uang kepada masyarakat dengan menarik bunga sangat tinggi dan tidak sesuai dengan ketentuan.

"Misalnya mereka memberikan pinjaman uang kepada masyarakat sebesar Rp500.000 kemudian dikembalikan senilai Rp1.000.000. Aktivitas ini adalah ilegal dan akan ditindak tegas," ujarnya.

Ia menyampaikan sebelumnya bidang koperasi adalah satu bidang pada Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM namun saat ini Dinas Koperasi dan UKM telah berdiri sendiri sehingga pengawasan maupun program peningkatan kapasitas koperasi lebih mudah.

Dinas Koperasi dan UKM memiliki satu bidang yakni pengawasan terhadap koperasi dan bidang tersebut telah membentuk tenaga pengawas lapangan untuk melakukan pengawasan serta pendampingan terhadap koperasi yang ada di Raja Ampat terutama di ibukota kabupaten Waisai.

"Namun sebelum melakukan pengawasan dan pendampingan terhadap koperasi tenaga tersebut akan mendapat pelatihan dari lembaga-lembaga terkait termasuk Otoritas Jasa Keuangan atau OJK," ujarnya. (*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

APBD Kabupaten Sorong Rp 1,3 miliar

Selanjutnya

300 warga ikuti pemeriksaan telinga, kulit dan kandungan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe