Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Ekonomi
  3. Rp6 juta sebulan dari berjualan premium
  • Jumat, 03 Maret 2017 — 18:49
  • 931x views

Rp6 juta sebulan dari berjualan premium

“Setiap pagi saya membeli 40 liter hingga 80 liter premium ke SPBU dengan harga Rp300 ribu hingga Rp400 ribu, kemudian kami jual bensin per liter Rp10 ribu dan pertalite Rp15 ribu,” ungkap ayah tiga anak ini, Kamis (2/02/2017).
Saul Karamoki sedang menjaga dagangannya –Jubi/ Benny Mawel.
Benny Mawel
frans@tabloidjubi.com
Editor : Syofiardi

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Jayapura, Jubi - Pasangan suami-istri, Saul Karamoki (57) dan Yuliana Abini tidak membutuhkan modal besar untuk usaha dengan pendapatan Rp6 juta sebulan. Ia mengaku hanya dengan modal awal Rp1 juta yang dipinjamnya dari koperasi simpan-pinjam.
 
Kepada Jubi Saul Kamiroki menceritakan, Rp1 juta itu dijadikan modal untuk membeli premium (bensin) dan pertalite dan mendirikan kios kecil di pinggirJalan Raya Abepuram-Kotaraja, Kota Jayapura atau di depan Kantor Dinas Perkebunan Pemprov Papua.
 
“Setiap pagi saya membeli 40 liter hingga 80 liter premium ke SPBU dengan harga Rp300 ribu hingga Rp400 ribu, kemudian kami jual bensin per liter Rp10 ribu dan pertalite Rp15 ribu,” ungkap ayah tiga anak ini, Kamis (2/02/2017).
 
Sehari rata-rata ia beromzet Rp500 ribu. Jika sepi Rp300 ribu, namun terkadang bisa sampai Rp800 ribu. Bahkan jika stok premium di SPBU habis atau hari libur penghasilannya bisa Rp1 juta hingga Rp2 juta. Artinya, setiap hari setidaknya ia beruntung Rp200 ribu

Penghasilan tersebut sangat membantu ekonomi keluarganya. Ia bisa memenuhi kebutuhan keluarga, mulai dari kebutuhan harian dan pendidikan anak, hingga membangun rumah baru.
 
“Tempat kami tinggal menumpang, tetapi hasil jualan ini bisa membeli tanah 15 X 20 meter persegi dan di atas tanah itu sedang kami bangun rumah ukuran 8 X 10,5 meter,” ungkap pria asal Nabire ini.

Yuliana Abini mengatakan, waktu berjualan tidak terbatas, bisa sehari saja atau 24 jam, tergantung stok yang dibelinya pagi. Jika habis siang pada malam hari tidak berjualan lagi. Jika belum habis berjualan hingga malam.
 
“Mama bisa jualan 24 jam atau setegah hari, bensin habis siang, malam tidak jualan lagi, kalau masih ada, jualan sampai pagi begini,” ungkap wanita asal Yapen ini. (*)

loading...

Sebelumnya

BPS: transportasi sumbang deflasi di Kota Jayapura

Selanjutnya

Menggali pasir untuk penuhi kebutuhan rumah tangga

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe