Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Mamta
  3. Masyarakat Jayapura diimbau tertib berlalu lintas
  • Sabtu, 04 Maret 2017 — 09:06
  • 1729x views

Masyarakat Jayapura diimbau tertib berlalu lintas

Kasat Lantas Polsek Sentani, AKP Leo Yoga mengatakan, operasi ini bersifat mencegah dan mendidik masyarakat agar tertib dalam berlalu lintas.
Polisi saat memberikan penjelasan kepada orang tua yang memberikan anaknya yang berumur 12 tahun membawa motor – Jubi/Yance Wenda
Yance Wenda
Editor : Timoteus Marten

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Sentani, Jubi – Satuan Lalulintas Polsek Sentani dibawah pimpinan Kasat Lantas Polsek AKP Leornado Yoga melakukan operasi simpatik matoa 2017. Operasi ini dilakukan setiap sore sekitar pukul 15.00 WIT.

 

Kasat Lantas Polsek Sentani, AKP Leo Yoga mengatakan, operasi ini bersifat mencegah dan mendidik masyarakat agar tertib dalam berlalu lintas.

“Kita upayakan terhadap pencegahan, pendidikan dan pembelajaran kepada masyarakat agar bisa berperilaku baik dan menjunjung tinggi keselamatan berlalu lintas,” katanya di Sentani, Jumat (3/3/2017).

 Ia mengatakan, bukan hanya petugas (polisi) saja yang mengajak masyarakat untuk tertib berlalu lintas, melainkan juga partisipasi masyarakat, seperti dengan menyediakan papan informasi yang menarik, imbauan dan badut.

“Kita harapkan semoga dengan hal-hal seperti ini masyarakat tergugah untuk tertib dalam berlalu lintas,” katanya.

Menurut dia operasi ini hanya bersifat teguran jika surat-surat kendaraan tak lengkap atau tak memiliki SIM.

“Motor curian itu yang kita amankan,” katanya.

Sedikitnya 20 pelanggaran yang ditemui pihaknya saat operasi simpatik ini. misalnya pengendara tak memakai helm dan kelengkapan surat-surat kendaraan bermotor.

“Syarat untuk memiliki SIM itu usia 17 thun ke atas, yang 17 tahun ke bawah itu dibawah pengendalian orang tua. Dalam hal ini peran orang tua itu seperti apa, seharusnya orang tua itu jadi filter,” katanya.

Warga Sentani, Kabupaten Jayapura, Mina Telenggen mengaku ditahan karena tidak memakai helm.

“Itu yang tadi polisi bilang lain kali pakai helm baru jalan. Menurut saya ini baik juga buat kita pengendara motor agar tidak kena kecelakaan,” kata Mina. (*)

loading...

Sebelumnya

Kesadaran warga Kota Jayapura kelola sampah minim

Selanjutnya

8 Maret KPU Sarmi pleno penetapan pemenang Pilkada

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe