PapuaMart
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Otonomi
  3. Gubernur Lukas Enembe minta ASN Papua ubah pola pikir
  • Minggu, 05 Maret 2017 — 18:24
  • 477x views

Gubernur Lukas Enembe minta ASN Papua ubah pola pikir

"Reformasi birokrasi dewasa ini diarahkan untuk mewujudkan aparatur pemerintah yang bersih, berwibawa, kompeten dan berjiwa melayani," ucapnya.
Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintahan Provinsi Papua - Jubi Dok
Alexander Loen
alex@tabloidjubi.com
Editor : Yuliana Lantipo

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Jayapura, Jubi - Gubernur Papua Lukas Enembe meminta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup pemerintahan provinsi Papua harus mengubah pola pikir dalam memberikan pelayanan publik. Menurutnya, perilaku organisasi lebih suka memerintah ketimbang melayani.

"Saya lihat banyak yang lebih suka mengatur daripada melayani, lebih suka menggunakan pendekatan kekuasaan daripada suka menolong, gunakan slogan dan janji, daripada kerja yang realistik pragmatis. Untuk itu, pola pikir harus diubah," kata gubernur kepada wartawan, di Jayapura belum lama ini.

Sebagai abdi negara, Gubernur Lukas meminta para ASN di Papua bekerja profesional dan melayani dengan hati. Ia mengharuskan pembinaan ASN melalui pendidikan dan pelatihan sebagai upaya meningkatkan kinerja organisasi dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan masyarakat.

"Reformasi birokrasi dewasa ini diarahkan untuk mewujudkan aparatur pemerintah yang bersih, berwibawa, kompeten dan berjiwa melayani," ucapnya.

Hingga sekarang, Lembaga Administrasi Negara (LAN) terus melakukan pengembangan terhadap kurikulum dan pola penyelenggaraan diklat bagi ASN yang berjuang untuk mengatasi kondisi dan permasalahan bangsa dewasa ini.

Dengan demikian, penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan pra jabatan telah berubah menjadi Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil berdasarkan Peraturan Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) No. 21 tahun 2016, tentang Pedoman Penyelenggaraan Pelatihan Dasar Calon PNS Golongan III serta Peraturan Kepala LAN No. 22 tahun 2016 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pelatihan Dasar Calon PNS Golongan I dan II.

"Pada dasarnya pelatihan bertujuan membentuk karakter ASN yang memiliki sikap akuntabilitas yang tinggi, dapat menjadi perekat persaturan dan kesatuan bangsa guna menunjukkan sikap nasionalisme yang tinggi dalam melayani (tidak diskriminasi)," katanya.

"Selain itu, memiliki nilai etika dan moral serta taat aturan, memiliki komitmen yang tinggi terhadap mutu melalui  inovasi sistem dan hasil kerja guna meningkatkan kualitas pelayanan, serta memiliki sikap antipati terhadap tindakan korupsi yang bukan dari karakter dirinya sebagai ASN," imbuhnya. (*)

Sebelumnya

Gubernur Papua inginkan rekrutmen pegawai selektif

Selanjutnya

Menpan-RB: Akuntabilitas kinerja pemerintah kabupaten masih rendah

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Tinggalkan Komentar :
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua