Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Polhukam
  3. Pengurus parpol jangan ciptakan polemik karena uang
  • Selasa, 27 September 2016 — 05:44
  • 736x views

Pengurus parpol jangan ciptakan polemik karena uang

"Pengurus DPP jangan jual beli kursi. Jangan melihat dari nominal uang. Itu yang bisa menimbulkan polemik. Harus ikut aturan main sesuai rekomendasi dari DPC. Pengurus DPC yang lebih tahu mana kandidat yang punya potensi mana yang tidak. Jangan karena ada kandidata yang punya uang banyak sehingga DPP keluar dari apa yang direkomendasikan DPC atau membuat rekomendasi baru untuk kandidat lain," kata Elvis Tabuni menjawab pertanyaan Jubi, Senin (26/9/2016).
Salah satu pasangan bakal calon kepala daerah di Papua ketika mendeklarasikan pencalonannya bersama partai pendukung - Dok. Jubi
Arjuna Pademme
harjuna@tabloidjubi.com
Editor : Dominggus Mampioper

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Jayapura, Jubi - Komisi I DPR Papua bidang Pemerintahan, Politik, Hukum dan HAM mengingatkan pengurus partai politik (parpol) tak menciptakan polemik di masyarakat menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di Indonesia, termasuk 10 kabupaten dan satu kota di Papua hanya karena faktor uang.

Ketua Komisi I DPR Papua, Elvis Tabuni mengatakan, pengurus parpol terutama DPP, jangan menciptakan polemik dengan mengeluarkan rekomendasi ganda kepada para pasangan bakal calon kepala daerah.

"Pengurus DPP jangan jual beli kursi. Jangan melihat dari nominal uang. Itu yang bisa menimbulkan polemik. Harus ikut aturan main sesuai rekomendasi dari DPC. Pengurus DPC yang lebih tahu mana kandidat yang punya potensi mana yang tidak. Jangan karena ada kandidata yang punya uang banyak sehingga DPP keluar dari apa yang direkomendasikan DPC atau membuat rekomendasi baru untuk kandidat lain," kata Elvis Tabuni menjawab pertanyaan Jubi, Senin (26/9/2016).

Katanya, pengurus parpol tingkat DPC atau kabupaten/kota yang lebih tahu siapa calon yang mengakar di masyarakat, punya basis massa, punya ketokohan, bisa membangun daerahnya dan punya peluang memenangkan Pilkada.

"Jangan karena ada kandidat yang punya uang sehungga DPP keluarkan rekomendasi tak sesuai apa yang diajukan dari daerah. Yang diakomodir harus yang diusulkan pengurus parpol di daerah. DPP jangan bikn tahu-tahu dan jual kursi. Parpol itu sebagai perahu dalam pesta demokrasi. Bukan dipakai menciptakan polemik di masyarakat," ucapnya.

Ia menilai Undang-Undang Partai Politik perlu diubah. Dimana rekomendasi untuk Pilkada kabupaten/kota dikeluarkan oleh DPC, Pilkada gubernur dikeluarga oleh DPD atau DPW dan Pilpres dikeluarkan oleh DPP. Bukan semua rekomendasi harus dikeluarkan DPP.

Menurutnya, belum tentu kandidat yang didukung banyak parpol dan membeli kursi parpol di legislatif dengan harga lebih akan menang. Belum tentu dia punya basis massa, punya ketokohan dan lainnya. Apalagi kalau dia bukan orang atau kader partai, dia hanya akan pakai partai lain untuk perahu di Pilkada.

"Kalau nanti dia menang, belum tentu dia bisa membesarkan partai itu," katanya.

Terpisah, Wakil Ketua Komisi I DPR Papua, Orwan Tolli Wone berharap, Pilkada serentak 10 kabupaten dan satu kota di Papua awal 2017 mendatang berlangsung sesuai yang diharapkan. Tak ada gesekan di masyarakat pendukung para pasangan kandidat.

"Para kandidat juga harus bisa menangkan para pendukungnya. Jangan justru sebaliknya. Memanas-manasi pendukungnya untuk melakukan hal-hal yang tak diinginkan," kata Orawan.

Menurutnya, kalah menang dalam pesta demokrasi adalah hal biasa. Tak mungkin semua pasangan calon yang bersaing dalam Pilkada harus semua menang.

"Pasti hanya satu pasangan calon yang terpilih. Tapi itu juga harus benar-benar terpilih dengan proses demokrasi yang bersih. Bukan karena kecurangan dan lainnya," imbuh dia. (*)

loading...

Sebelumnya

Penyelesaian masalah HAM Papua, hanya respon kebisingan luar negeri

Selanjutnya

KPU Papua: Wilayah pegunungan paling rawan dalam pilkada

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe