Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. Tak ada pleno ulang hasil Pilkada Puncak Jaya
  • Senin, 06 Maret 2017 — 09:20
  • 1597x views

Tak ada pleno ulang hasil Pilkada Puncak Jaya

"Tidak ada pleno ulang. Hasil pleno penetapan KPUD Puncak Jaya kami anggap sah," kata Tarwinto pekan lalu.
Ilustrasi - Dok. Jubi
Arjuna Pademme
Editor : Angela Flassy
LipSus
Features |
Jumat, 22 Juni 2018 | 21:50 WP
Features |
Jumat, 22 Juni 2018 | 16:20 WP
Features |
Kamis, 21 Juni 2018 | 17:48 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Jayapura, Jubi - Komisioner KPU Papua, Tarwinto menyatakan, tak ada pleno ulang hasil rekapitulasi penghitungan suara Pilkada Puncak Jaya, 26 Februari 2017, meski sebanyak 32 ribu suara dari enam distrik tidak diplenokan KPUD Puncak Jaya.

Ia mengatakan, meski ada hasil pemungutan suara yang tidak diplenokan, namun penetapan yang dilakukan KPUD Puncak Jaya, tetap sah.

"Tidak ada pleno ulang. Hasil pleno penetapan KPUD Puncak Jaya kami anggap sah," kata Tarwinto pekan lalu.

Menurutnya, dari laporan KPUD Puncak Jaya dan Panwas Puncak Jaya, dokumen dari enam distrik itu tidak dapat dikonfirmasi keasliannya. Dokumen hasil pemungutan suara enam distrik yang diterima KPUD adalah fotocopyan.

"Kalau KPU mengesahkan dokumen suara dari enam distrik itu, sama saja KPUD mengesahkan dokumen palsu. Kami sempat menanyakan dokumen asli di TPS dan distrik, tapi alasannya hilang," ujarnya.

Ia mempersilahkan pasangan calon kepala daerah yang tidak puas mengajukan gugatan ke MK. Katanya, itu hak pasangan calon. Salah satu upaya mencari keadilan.

Sementara Ketua KPU Papua, Ada Arisoi dalam pertemuan Forkopimda di Polda Papua, Kota Jayapura, Kamis (2/3/2017) mengatakan, ketika itu Panwas menemukan proses pemungutan suara di enam distrik tidak sesuai prosedur. Panwas pun merekomendasikan hasil pemungutan suara enam distrik itu dicoret.

"Kami bingung mengapa Panwas mengambil kebijakan itu. Seharusnya merekomendasikan Pemungutan Suara Ulang (PSU). Bukan membatalkan hasil pemungutan suara di enam distrik tersebut," kata Adam.

Sementara pihak Bawaslu Papua menyatakan, tidak diplenokannya suara dari enam distrik lantaran sudah disepakati KPUD dan Panwas Puncak Jaya, karena hingga akhir batas waktu pleno, 24 Februari, data PPD dari enam distrik belum masuk. (*)

loading...

Sebelumnya

Kisruh Pilkada Jayapura, Polda prediksi akan banyak tersangka

Selanjutnya

Banyak masalah, Polda nyatakan Kabupaten Jayapura Rawan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe
wso shell IndoXploit shell wso shell hacklink hacklink satış hacklink wso shell evden eve nakliyat istanbul nakliyat evden eve nakliyat istanbul evden eve nakliyat evden eve nakliyat istanbul nakliyat