Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Bali NTT
  3. Pengamanan Raja Salman tak boleh terlalu ketat
  • Senin, 06 Maret 2017 — 17:42
  • 2669x views

Pengamanan Raja Salman tak boleh terlalu ketat

Tidak boleh terjadi kalau objek wisata langsung steril dan terlalu ketat bagi pengunjung lainnya, gara-gara Raja Salman dan rombongan akan berwisata ke tempat tersebut, apalagi kalau sampai akses pantai ditutup.
Gubernur Bali Made Mangku Pastika (Jubi/SuratKabar.id)
ANTARA
Editor : Syam Terrajana
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Denpasar, Jubi - Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengaku tidak setuju jika pengamanan sejumlah objek wisata yang akan dikunjungi oleh rombongan Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz al-Saud dibuat terlalu ketat.

"Tidak boleh ada yang dirugikan. Saya sudah katakan bahwa Bali itu biarkan apa adanya. Bahwa ada rencana kunjungan (Raja Salman-red) dan sebagainya, bukan berarti terus orang lain nggak bisa datang," kata Pastika di sela-sela menghadiri sidang paripurna DPRD Bali, di Denpasar, Senin (6/3).

Menurut dia, tidak boleh terjadi kalau objek wisata langsung steril dan terlalu ketat bagi pengunjung lainnya, gara-gara Raja Salman dan rombongan akan berwisata ke tempat tersebut, apalagi kalau sampai akses pantai ditutup.

"Semestinya tidak seperti itu karena janjinya 'nggak begitu kok. Saya katakan, biarkan Bali dengan daya tariknya tersendiri, jangan dibuat-buat," ucap mantan Kapolda Bali itu.

Di sisi lain, Pastika berpandangan bahwa Raja Arab Saudi juga senang dengan acara penyambutan yang diterima saat menginjakkan kaki di Bandara Internasional Ngurah Rai-Bali pada Sabtu (4/3).

"Saya lihat Baginda Raja begitu di atas itu, lihat Tari Pendet itu tersenyum, dan melambaikan tangannya," katanya.

Sementara itu, Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Denpasar juga melakukan sterilisasi Perairan Nusa Dua di kawasan Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) yang menjadi tempat bermalam Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz Al-Saud beserta rombongan yang berlibur di Bali pada 4-9 Maret 2017.

Sejak awal Maret 2017, ratusan prajurit TNI Angkatan Laut dari Lanal Denpasar telah mengikuti gelar pasukan PAM VVIP bersama unsur TNI-Polri Wilayah Bali.(*)

 

loading...

#

Sebelumnya

Raja Salman disambut pastor berbahasa Arab

Selanjutnya

Dokter spesialis cenderung enggan bertugas di pulau terluar

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Jumat, 21 September 2018 WP | 6252x views
Koran Jubi |— Senin, 17 September 2018 WP | 5831x views
Polhukam |— Kamis, 20 September 2018 WP | 4001x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe