PapuaMart
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Sulawesi
  3. 5.500 mangkok sayur kelor disajikan di festival desa ini
  • Senin, 06 Maret 2017 — 17:47
  • 866x views

5.500 mangkok sayur kelor disajikan di festival desa ini

Gubernur Sulteng telah mengajukan proposal untuk mematenkan kelor sebagai makanan khas Sulteng.
Ilustrasi daun kelor (Jubi/KhasiatDaun.com)
ANTARA
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Syam Terrajana

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Sigi, Sulteng, Jubi - Sedikitnya 5.500 mangkok sayur kelor tersaji di atas meja pada Festival Sayur Kelor yang digelar masyarakat Desa Lolu, Kecamatan Biromaru, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Minggu ( 5/3).

Festival unik yang baru pertama kali digelar untuk memeringati HUT ke-55 desa tersebut tidak sekadar menyosialikasikan kelor sebagai lauk bergizi bagi warga di lembah Palu, tetapi juga mengandung nilai historis.

"Jumlahnya pun cukup melimpah karena kelor tumbuh subur di lembah Palu," ujar Kepala Desa Lolu Himran Latjedi.

Pihaknya sangat berkeinginan menjadikan sayur kelor sebagai ikon kuliner di desanya. Karena itu festival tersebut digelar bukan untuk sekali ini saja, melainkan juga diharap pada momen-momen penting mendatang dan di tingkat pemerintahan yang lebih tinggi.

"Di tingkat desa saja festival seperti ini bisa digelar, masa di tingkat yang lebih tinggi seperti kabupaten atau provinsi tidak bisa dilaksanakan,ujar Karomu, salah seorang warga yang ikut hadir dalam festival yang digelar di lapangan Desa Lolu.

Wakil Bupati, Paulina mengaku sangat mengapresiasi adanya festival sayur kelor itu. Menurutnya, festival itu setidaknya mencoba mengangkat kekhasan budaya local, terutama kulner khas.

Apresiasi seperti itu juga dikemukakan Asisten I Bidang Pemerintahan Pemprov Sulteng Hidayat Lamakarate bahwa festival itu sangat sejalan dengan keinginan pemerintah Suleng untuk menjadikan kelor sebagai salah satu kuliner khas Sulteng.

Ia mengungkapkan, beberapa waktu lalu, Pemprov Sulteng bahkan menggelar kegiatan pemecahan rekor Muri dengan membuat sekitar 250 makanan yang bebahan dasar dari kelor.

Tak hanya itu, katanya, Gubernur Sulteng telah mengajukan proposal untuk mematenkan kelor sebagai makanan khas Sulteng. (*)

#

Sebelumnya

Uang rupiah baru segera tersedia di ATM Makassar

Selanjutnya

Donggala bakal kembangkan obyek wisata bahari

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Tinggalkan Komentar :

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua