Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Berita Papua
  3. Wagub Papua minta tim saber pungli tegas dalam tugas
  • Senin, 06 Maret 2017 — 19:01
  • 952x views

Wagub Papua minta tim saber pungli tegas dalam tugas

Menurutnya, tim Satgas Saber Pungli terdiri dari 65 personil dari Polda Papua, 14 Anggota Kodam XVII Cenderawasih, masing-masing empat POM TNI AL dan AU, delapan Kejati Papua, 10 Inspektorat provinsi, tiga Kesbang Pol provinsi, dan enam Satpol PP provinsi.
Pengukuhan Tim Saber Pungli Provinsi Papua - Jubi/Alex
Alexander Loen
alex@tabloidjubi.com
Editor : Yuliana Lantipo

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Jayapura, Jubi - Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal meminta tim Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) Provinsi Papua tegas dalam menjalankan tugas.

"Pemerintah memandang perlu melakukan pemberantasan secara tegas, terpadu, efektif, efisien dan mampu menimbulkan efek jera kepada pelaku maupun pihak yang berpotensi melakukan pungli," kata Klemen Tinal saat mengukuhkan Satgas Saber Pungli Papua, di Jayapura, Senin (6/3/2017).

Menurutnya, tim Satgas Saber Pungli terdiri dari 65 personel dari Polda Papua, 14 Anggota Kodam XVII Cenderawasih, masing-masing empat POM TNI AL  dan AU, delapan Kejati Papua, 10 Inspektorat provinsi, tiga Kesbang Pol provinsi, dan enam Satpol PP provinsi.

"Sebelumnya Satgas Saber Pungli telah terbentuk di 15 dari kabupaten dan kota. Untuk itu, Pemerintah Provinsi Papua mengharapkan keberadaan tim Satgas Saber Pungli Papua, dapat mendorong percepatan pembangunan di seluruh bidang maupun sektor," ucapnya.

Ia menjelaskan, pembentukan Satgas Saber Pungli di Papua berdasarkan pertimbangan, pungutan liar telah merusak sendi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Dalam Perpres 87 2016 tentang Satgas Saber Pungli mempunyai tugas melaksanakan pemberantasan pungutan liar secara efektif dan efisien dengan mengoptimalkan pemanfaatan personel, satuan kerja, dan sarana prasarana, baik yang berada di kementerian maupun pemerintah daerah.

"Satgas ini juga menyelenggarakan fungsi intelijen, pencegahan, penindakan serta yustisi. Dilain pihak memiliki wewenang membangun sistem pencegahan  dan pemberantasan pungutan liar, melakukan operasi tangkap tangan, termasuk melaksanakan evaluasi kegiatan pemberantasan pungutan liar," katanya.

Tujuan pembentukan Satgas itu, kata Tinal, di antaranya adalah untuk menanggulangi praktek pungutan liar yang dilakukan oleh aparatur negara dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Tetapi yang penting juga adalah terbangunnya pola pikir aparatur negara dalam pelayanan masyarakat dengan prinsip zero pungutan liar, namun tetap mengutamakan pelayanan prima. (*)

Sebelumnya

Gubernur Papua inginkan RUPS tetapkan direksi profesional

Selanjutnya

Hindari pungli, ini yang diberikan Pemprov Papua ke ASN

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe