PapuaMart
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Ekonomi
  3. Kondisi Terminal Umum Youtefa memprihatinkan
  • Selasa, 07 Maret 2017 — 08:59
  • 483x views

Kondisi Terminal Umum Youtefa memprihatinkan

Supir taksi Koya, Rudi mengatakan, terminal tersebut seharusnya dikelola dinas terkait dengan baik. Setiap hari, katanya, taksi yang masuk dan keluar selalu berlumuran lumpur dan air akibat banjir kiriman yang masuk hingga pasar dan tergenang di dalam pasar.
Kondisi Terminal Umum Youtefa yang bersebelahan dengan Pasar Youtefa - Jubi/ Agus Pabika.
Agus Pabika
pabikaa169@gmail.com
Editor : Syofiardi

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Jayapura, Jubi - Kondisi terminal umum yang berada di Pasar Regional Youtefa, Abepura, Papua memprihatinkan. Hal tersebut terlihat pada Senin, (6/3/2017), genangan air, lumpur, dan sampah plastik berserakan di sekitar terminal, tempat seharusnya para supir taksi menunggu penumpangnya.

Supir taksi Koya, Rudi mengatakan, terminal tersebut seharusnya dikelola dinas terkait dengan baik. Setiap hari, katanya, taksi yang masuk dan keluar selalu berlumuran lumpur dan air akibat banjir kiriman yang masuk hingga pasar dan tergenang di dalam pasar.
 
"Setiap banjir terminal ikut terendam, parahnya genangan bercampur lumpur dan sampah plastik, meski banjir sudah berlalu, air dan lumpur tetap tergenang dua sampai empat hari, kami sering melakukan penimbunan yang sifatnya swadaya para supir, namun selalu saja tergenang air," ujarnya
 
Ia menambahkan, jika sedang banjir penumpang enggan naik taksi di dalam terminal dan minta diangkut di jalan raya samping kampus Yanmas Youtefa.
 
Menurutnya, terminal tersebut hanya perlu ditimbun rata hingga batas drainase di pinggir kali. Sehingga banjir kiriman tidak masuk terminal, tapi langsung ke kali Acai hingga ke pantai Enggros.
 
"Terminal ini menjadi terminal sentral perekonomian, karena dari berbagai tempat orang datang untuk berjualan baik dari Arso, Keeom, Moso Perbatasan RI-PNG, seputaran koya koso dan lainnya yang datang mengunakan taksi angkot dengan tujuan terminal Pasar Youtefa," jelasnya.
 
Hj. Hadadde mengatakan, dataran yang  rendah di areal terminal membuat tempat tersebut menjadi kubangan air besar seperti kolam-kolam kecil bercampur lumpur dan sampah plastik yang tergenang berminggu-minggu, sehingga mengeluarkan aroma yang kurang sedap bau sampah. Bau tersebut menganggu penumpang, pembeli, dan pedagang di Pasar Youtefa. (*)

Sebelumnya

Terkait Freeport, Bank Papua akan review perjanjian kredit

Selanjutnya

Pasar sementara di Putaran P3 Waena butuh lampu

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Tinggalkan Komentar :
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua