Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Bomberai
  3. Pariwisata dinilai tak berkontribusi pada PAD Kaimana
  • Selasa, 07 Maret 2017 — 10:02
  • 817x views

Pariwisata dinilai tak berkontribusi pada PAD Kaimana

“Dulu waktu kepala kantor pariwisata dijabat oleh Pak Murmana ada sedikit kontribusi. Setelah diganti sampai sekarang tidak ada sumbangan,” kata Anwar kepada Jubi di Kaimana, Senin (6/3/2017).
Pelabuhan Kaimana. Kota ini dijuluki sebagai kota senja atau matahari terbenam – Jubi/wikipedia
Editor : Timoteus Marten

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Kaimana, Jubi – Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Kaimana, Papua Barat, Anwar Kamakaula menilai kedatangan para pengunjung, terutama turis asing tak berkontribusi bagi pembangunan dan pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Kaimana.

“Dulu waktu kepala kantor pariwisata dijabat oleh Pak Murmana ada sedikit kontribusi. Setelah diganti sampai sekarang tidak ada sumbangan,” kata Anwar kepada Jubi di Kaimana, Senin (6/3/2017).

Sebelumnya, lanjutnya, legislator menyetujui agar para turis memasang PIN ketika berkunjung ke tempat-tempat wisata di kabupaten ini. Pasalnya puluhan turis asing tiap tahun mengunjungi Kaimana.

“Kalau ada bahasa mereka bayar Rp20 juta per orang itu mungkin paket di resort yang mengelola areal wisata tersebut. Tetapi untuk PAD sendiri setahu saya tidak ada,” katanya.

Ia melanjutkan, sebesar Rp 200 juta anggaran dari sumbangan PAD bidang pariwisata yang seharusnya dikembalikan ke kas daerah.

“Seperti itu dan sudah kami pertanyakan dalam sidang, lalu kami minta anggaran tersebut dikembalikan ke kas daerah, tetapi apakah sudah dikembalikan atau tidak, kami belum tahu pasti karena hingga sekarang sudah tidak ada kabar,” katanya.

Kepala Bappeda Kaimana, Abdul Rahim Furuada mengatakan, dulu memang paket wisata itu dibeli langsung dari Bali. Bahkan hal itu sampai di Kaimana dan Raja Ampat. Turis pun datang dan menikmati alam wisata Kaimana, sementara bagi hasil Pemda Kaimana sendiri tidak tahu seperti apa.

“Nah, kalau sekarang mereka datang terus nikmati hasil keindahan pariwisata kami juga tidak tahu. Oleh karenanya, hal ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Kita harus duduk bicara sehingga dampaknya dirasakan bersama,” katanya. (Jacob Owen)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

300 warga ikuti pemeriksaan telinga, kulit dan kandungan

Selanjutnya

Matis Mairuma pimpin Perbakin Kaimana

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe