Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Sumatera
  3. Perawatan rumah adat di Sumsel dianggarkan Pemerintah Kabupaten/Kota
  • Selasa, 27 September 2016 — 08:25
  • 302x views

Perawatan rumah adat di Sumsel dianggarkan Pemerintah Kabupaten/Kota

Ia mengatakan, dalam upaya merangkul semua elemen untuk memenuhi kebutuhan destinasi wisata, pihaknya telah melakukan berbagai upaya antara lain melibatkan partisipasi masyarakat di sekitar lokasi wisata seperti pedagang kecil sebagai penyedia jasa kuliner dan cendera mata.
Rumah adat Ogan Komering Ulu - tua-tradisionil.blogspot.com
ANTARA
Editor : Kyoshi Rasiey

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Palembang, Jubi - Untuk biaya perawatan rumah-rumah adat di kabupaten/kota di Sumatera Selatan dianggarkan oleh masing-masing pemerintah kabupaten/kota setempat.

Wakil Gubernur Sumatera Selatan Ishak Mekki menyampaikan hal itu menanggapi pemandangan umum fraksi terkait dengan Raperda tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Provinsi Sumsel tahun 2016-2025 di Palembang, Selasa (27/9/2016).

Menurut dia, rumah-rumah adat di kabupaten/kota itu, bukan merupakan aset Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.

Kemudian mengenai agar pembangunan destinasi pariwisata harus melingkupi kekhasan kultur setempat, kesenian yang merupakan tradisi di tempat tersebut serta budaya masyarakat sehingga dapat memberikan kenyamanan dan keunikan bagi wisatawan yang berkunjung termasuk cendera mata dikembangkan sesuai dengan kreativitas lokal.

Hal itu telah dilakukan pemprov melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, katanya.

Ia mengatakan, dalam upaya merangkul semua elemen untuk memenuhi kebutuhan destinasi wisata, pihaknya telah melakukan berbagai upaya antara lain melibatkan partisipasi masyarakat di sekitar lokasi wisata seperti pedagang kecil sebagai penyedia jasa kuliner dan cendera mata.

Selain itu, kelompok penggiat pariwisata dalam upaya promosi wisata, pembenahan objek wisata serta promosi melalui media sosial, ujarnya.

Ia menyatakan, rencana induk pariwisata akan ditetapkan nanti akan meliputi seluruh sumber dan aset pariwisata yang ada di kabupaten/kota di Sumsel sebagai destinasi andalan akan dikelola secara profesional sehingga dapat meningkatkan perolehan devisa.

Serta membuka lapangan kerja dan pada akhirnya dapat meningkatkan pendapatan asli daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Sebelumnya, Anggota DPRD Sumatera Selatan, Asgianto menyampaikan, Pemprov Sumsel hendaknya memperhatikan rumah-rumah adat di kabupaten dan kota di wilayah itu, sehingga dapat dijadikan destinasi wisata tanpa perlu membangun destinasi yang baru.

Pemprov hendaknya juga menganggarkan biaya perawatan rumah-rumah adat tersebut, katanya. (*)

 

 

loading...

Sebelumnya

302 kampung di Puncak Jaya semua rawan konflik dalam Pilkada

Selanjutnya

Infografis : 18 remaja Papua korban peluru aparat keamanan Indonesia

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe