Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Inspektorat Merauke diminta libatkan polisi dalam pengawasan dana ke desa
  • Rabu, 08 Maret 2017 — 18:51
  • 885x views

Inspektorat Merauke diminta libatkan polisi dalam pengawasan dana ke desa

“Saya kira jika instansi terkait melakukan kerjasama dengan kepolisian, tentunya akan lebih memudahkan pengawasan sekaligus menekan adanya dugaan penyelewengan,” ujarnya.
Kapolres Merauke, AKBP Taufiq Irpan Awaluddin melakukan pertemuan bersama sejumlah wartawan - Jubi/Frans L Kobun
Editor : Angela Flassy

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Merauke, Jubi- Kepala Kantor Inspektorat Kabupaten Merauke diminta melibatkan aparat kepolisian ketika ada penyaluran dana ke kampung. Dengan melibatkan polisi dalam pengawasan, tentunya pemanfaatan dana juga akan tepat sasaran dan tidak terjadi penyalahgunaan.

Permintaan itu disampaikan Kapolres Merauke, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Taufiq Irpan Awaluddin kepada sejumlah wartawan di kantornya Rabu (8/3/2017). “Saya kira jika instansi terkait melakukan kerjasama dengan kepolisian, tentunya akan lebih memudahkan pengawasan sekaligus menekan adanya dugaan penyelewengan,” ujarnya.

Disinggung penanganan kasus korupsi dalam tahun 2017, Kapolres mengaku, penyidik masih memfokuskan kepada dugaan penyelewengan dana raskin maupun Kapal Ohan 01. “Untuk detailnya, saya belum bisa berikan penjelasan, karena belum ada laporan resmi dari penyidik yang menangani,” katanya.

Lebih lanjut Kapolres mengatakan, dalam penanganan suatu kasus korupsi, pihaknya lebih memfokuskan perhatian kepada pengembalian uang. “Kita tidak mengejar target berapa kasus korupsinya, tetapi pengembalian kerugian negara ke kas daerah yang diutamakan,” ungkapnya.

Kasubag Humas Polres Merauke, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Soerjadi menambahkan, pada 2017, terdapat 98 kasus kriminal sedang ditangani. Jumlah tersebut, termasuk berkurang dibandingkan di daerah lain yang terus mengalami peningkatan.

“Paling banyak kasus yang terjadi adalah pencurian dan kekerasan. Itu dilatarbelakangi oleh minuman keras (miras). Olehnya, langkah yang sedang dilakukan adalah melakukan operasi secara rutin ke beberapa tempat yang sering memproduksi maupun menjual, terutama miras jenis sopi,” tegasnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Brankas dirusak, dana insentif guru terpencil Rp368 juta raib

Selanjutnya

Penerimaan bintara polisi, Polres Merauke libatkan LMA

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe