TUTUP
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Penkes
  3. Panti Yapukepa selamatkan 700 anak Papua
  • Rabu, 08 Maret 2017 — 19:15
  • 1274x views

Panti Yapukepa selamatkan 700 anak Papua

“Sudah 700 anak kita tamatkan dari panti asuhan, kalau data lama hingga 2013 total penghuni panti sejak berdiri 642 anak,” kata Marice kepada Jubi di Panti Asuhan Hawai, Selasa (7/032017) .
Pastor Nico Dister OFM bersama anak-anak Panti Asuhan Hawai sebelum menari dalam perayaan HUT ke-78 Pastor Nico di Panti Asuhan Hawai, Kabupaten Jayapura, Papua – Jubi/ Benny Mawel.
Benny Mawel
[email protected]
Editor : Syofiardi

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Jayapura, Jubi - Ketua Unit Panti Asuhan Hawai, Yayasan Putri Kerahiman Papua (Yapukepa) Suster Marice Kuayo DSY mengatakan, selama 25 tahun sejak 1992 panti yang dipimpin berhasil menyelamatkan 700 anak Papua.

“Sudah 700 anak kita tamatkan dari panti asuhan, kalau data lama hingga 2013 total penghuni panti sejak berdiri 642 anak,” kata Marice kepada Jubi di Panti Asuhan Hawai, Selasa (7/032017) .

Anak-anak panti, lanjutnya, ada kategori anak orang tua tidak mampu, kehilangan salah satu orang tua, kehilangan kedua orang tua, anak-anak terlantar, dan anak-anak dari daerah terpencil. Mereka masuk pada usia berbeda dari 4 hingga 21 tahun.

”Mereka yang usia TK ditagani secara khusus dan sekolahnya di TK Nina, tingkat SD hingga SMA dititipkan di sekolah-sekolah terdekat di Sentani,” katanya.

Ketua Yayasan Yapukepa, Karlos Matuan mengatakan, jumlah anak di unit karya Panti Asuhan Hawai, Polomo dan Koleses Santo Antonius Padua saat ini 300 orang. Umumnya dari pedalaman.

Ia menceritakan, yayasan berdiri atas keprihatinan Pastor Nico Dister OFM, misionaris asal Belanda dan Suster Maricen DSY, misonaris asal Belgia. Suster Marice telah meninggal di belanda 1997 dan Pastor Nico masih menjalani hari tuanya di Biara Santo Antonius Sentani.

"Pastor sangat paham dan sangat menyelamatkan anak-anak Papua dengan yayasan ini, kita harap pendidikan berpola asrama macam ini ada juga di daerah lain karena sangat cocok untuk situasi Papua," ujarnya.

Pastor Nico merayakan hari jadinya ke-78 di Aula Panti Asuhan Hawai, Selasa (7/3/2017). Ia mengatakan, mendirikan yayasan dengan proyek panti asuhan berawal dari Suster Maricen yang melihat anak-anak Papua yang terlantar tidak sekolah.(*)
 

loading...

Sebelumnya

UNBK tak ada internet, SMA YPK Diaspora numpang di SMKN 3

Selanjutnya

Rumah Pintas untuk anak-anak kampung Tatakra

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe
wso shell IndoXploit shell wso shell hacklink hacklink satış hacklink wso shell evden eve nakliyat istanbul nakliyat evden eve nakliyat istanbul evden eve nakliyat evden eve nakliyat istanbul nakliyat