Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Dunia
  3. Uni Eropa luncurkan bantuan untuk sejuta pengungsi Suriah di Turki
  • Selasa, 27 September 2016 — 11:37
  • 708x views

Uni Eropa luncurkan bantuan untuk sejuta pengungsi Suriah di Turki

Uni Eropa meluncurkan program bantuan kemanusiaan terbesar yang pernah dibuatnya dengan mengalokasi bantuan dana bulanan elektronik bagi satu juta pengungsi Suriah di Turki melalui Bulan Sabit Turki (Kizilay).
Pengungsi Suriah. -- voluenteertoronto.com
ANTARA
Editor : Lina Nursanty

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Ankara, Jubi - Uni Eropa meluncurkan program bantuan kemanusiaan terbesar yang pernah dibuatnya dengan mengalokasi bantuan dana bulanan elektronik bagi satu juta pengungsi Suriah di Turki melalui Bulan Sabit Turki (Kizilay).

"Hari ini kami meluncurkan proyek kemanusiaan terbesar dan terluas yang pernah EU lakukan. (Proyek) ini akan memberikan bantuan berupa sumber pemasukan pokok bagi satu juta pengungsi Suriah," kata Christos Stylianides, Komisioner Bantuan Kemanusiaan dan Manajemen Krisis, saat jumpa pers bersama Menteri Turki urusan Uni Eropa, Omer Celik.

Program bantuan itu bernilai hingga tiga miliar Euro (Rp 44 triliun).

Menteri Celik menyatakan menyambut baik program EU tersebut namun, pada saat yang sama, mengkritik sistem pengiriman dana melalui organisasi-organisasi internasional.

"Mengirimkan bantuan melalui Lembaga Swadaya Masyarakat akan memperlambat proses," ujarnya.

Melalui program Jaring Pengaman Sosial Darurat (ESSN), Uni Eropa setiap bulan akan mentransfer uang sebesar 100 lira Turki (sekitar Rp 437 ribu) ke kartu debet setiap penerima bantuan.

Dana tersebut bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan pokok, seperti makanan, tempat tinggal dan transportasi. Pengungsi-pengungsi yang paling rentan akan dipilih dari kalangan pemohon dan setiap keluarga akan mendapatkan satu Kartu Kizilay.

Uni Eropa telah berjanji menyediakan dana sekitar enam miliar euro (Rp 88 triliun) hingga 2018 untuk membantu Turki mengurangi beban menampung sekitar tiga juta pengungsi.

Selain menyediakan bantuan dana, EU juga akan memberi pembebasan visa bagi para warga negara Turki yang bepergian ke Eropa.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan telah berkali-kali memperingatkan Uni Eropa bahwa Ankara tidak akan mematuhi kesepakatan soal migran jika EU lambat dalam menjalankan komitmennya.

Saat ini, Turki menampung lebih dari 250.000 pengungsi di 26 kamp, namun sekitar 90 persen pengungsi Suriah tinggal di luar kamp di daerah-daerah perkotaan dan pedesaan. (*)

 

loading...

Sebelumnya

Kolombia - FARC akhiri konflik 52 tahun

Selanjutnya

Teleskop Hubble temukan jejak air di Europa Jupiter

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Jumat, 18 Mei 2018 WP | 3060x views
Pengalaman |— Minggu, 13 Mei 2018 WP | 1216x views
Polhukam |— Jumat, 18 Mei 2018 WP | 1185x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe