Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Bomberai
  3. Raja Ampat kelola sektor wisata berbasis konservasi
  • Kamis, 09 Maret 2017 — 09:44
  • 1579x views

Raja Ampat kelola sektor wisata berbasis konservasi

Lokakarya untuk membahas daya dukung pariwisata berkelanjutan di Raja Ampat ini, akan memberikan rekomendasi bagi pemerintah daerah dalam pengembangan pariwisatanya.
Suasana lokakarya pariwisata berkelanjutan di aula kantor bupati Raja Ampat, Waisai, Rabu (8/3/2017) – Jubi/Florence Niken
Florence Niken
Editor : Timoteus Marten
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Waisai, Jubi – Pemerintah Kabupaten Raja Ampat berupaya mengelola sektor pariwisata berbasis pada konservasi di daerah kepulauan ini.

Hal tersebut dikatakan Bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati ketika membuka lokakarya bertajuk “Pariwisata Berkelanjutan”, di aula kantor bupati, Waisai, Rabu (8/3/2017).

Lokakarya untuk membahas daya dukung pariwisata berkelanjutan di Raja Ampat ini, akan memberikan rekomendasi bagi pemerintah daerah dalam pengembangan pariwisatanya.

Pasalnya daya dukung pariwisata menjadi landasan bagi pemerintah daerah dalam mengelurkan regulasi yang menjaga keberlanjutan pariwisata.

“Sudah menjadi komitmen kami untuk membangun leading sektor pariwisata di Raja Ampat, yaitu sektor pariwisata dan sektor perikanan,” kata Faris.

Menurutnya potensi pariwisata dapat memberikan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Raja Ampat. Oleh karena itu, dirinya berkomitmen untuk memfokuskan pada pengelolaan pariwisata dan ekonomi.

Sementara itu, Marine Director CI Indonesia, Victor Nikijuluw berpendapat, melalui lokakarya ini, pemerintah, masyarakat dan penyedia jasa wisata betul-betul memahami dan melaksanakan konsep pariwisata berkelanjutan.

“Mereka melaksanakannya sesuai peran dan fungsi masing-masing,” kata Victor.

Lain halnya dengan Ketua Asosiasi Pengusaha Home Stay Raja Ampat, Lindert Mambrasar (28).

Menurut Mambrasar yang membawahi 102 orang dalam asosiasi itu, Pemerintah setempat harus memperhatikan dan berpihak pada pengusaha lokal dalam pengembangan usahanya.

“Tidak mementingkan investor asing, tapi ada keberpihakan terhadap masyarakat lokal,” kata pemilik homestay di Kampung Manyaifun, Waigeo Barat ini. (*)

loading...

Sebelumnya

Peserta sidang sinode GKI ditampung di Sorong

Selanjutnya

KM Tidar buka rute Kaimana-Nabire

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Jumat, 21 September 2018 WP | 6252x views
Koran Jubi |— Senin, 17 September 2018 WP | 5831x views
Polhukam |— Kamis, 20 September 2018 WP | 4001x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe