Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Jayapura Membangun
  3. Tokoh adat dan pemuda ancam duduki KPU Jayapura
  • Kamis, 09 Maret 2017 — 14:13
  • 1149x views

Tokoh adat dan pemuda ancam duduki KPU Jayapura

“Hanya pleno yang ingin kita dengar hasilnya, kalau tidak maka kantor KPU akan kami duduki,” kata tokoh adat atau ondofolo Kampung Ayapo, Enos Deda.
Sejumlah tokoh adat dan masyarakat Kabupaten Jayapura saat jumpa pers – Jubi/Engel Wally
Engelbert Wally
Editor : Timoteus Marten

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Sentani, Jubi – Sejumlah tokoh adat, pemuda dan perempuan bakal menduduki kantor KPU Kabupaten Jayapura jika tak mengindahkan hasil pleno rekapitulasi suara pada 24 Februari lalu.

Hal ini ditegaskan sejumlah tokoh ketika menggelar jumpa pers di Sentani, Rabu (7/3/2017).

“Hanya pleno yang ingin kita dengar hasilnya, kalau tidak maka kantor KPU akan kami duduki,” kata tokoh adat atau ondofolo Kampung Ayapo, Enos Deda.

Menurutnya pilkada 15 Februari lalu berjalan baik. Panwas dan KPU Jayapura pun harus menyelesaikan tahapan yang masih tertunda.

“Kalau mau PSU (pemungutan suara ulang), masyarakat yang mana lagi digunakan untuk proses ini? Proses pilkada sudah berjalan dengan baik dan sisanya adalah hasil suara yang harus diketahui masyarakat terkait hak politik mereka yang sudah diserahkan 15 Februari lalu,” katanya.

Sementara tokoh pemuda Jayapura, Renaldy Tokoro mengatakan, proses pilkada sudah berjalan baik. Hanya saja tahapan pleno belum diselesaikan pihak penyelenggara.

Menurut Renaldy, jika PSU digelar harus mempunyai dasar yang kuat agar diterima semua pihak.

“Hasil secara nyata sudah diketahui semua pihak sehingga tidak perlu dilakukan manipulasi data dari hasil pilkada,” katanya.

KPU Jayapura mengajukan PSU karena ada rekomendasi dari panwas setempat soal kecurangan dalam pilkada di 230 TPS dan 17 distrik. Rekomendasi tersebut karena diindikasi ada pelanggaran dalam pelaksanaan pilkada kali lalu. (*)

loading...

Sebelumnya

ASN Jayapura diseleksi untuk tempati OPD

Selanjutnya

Legislator minta amankan kawasan penyangga Siklop

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe