PapuaMart
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Polhukam
  3. Polda Papua antisipasi hasil sengketa pilkada di Papua
  • Kamis, 09 Maret 2017 — 14:31
  • 554x views

Polda Papua antisipasi hasil sengketa pilkada di Papua

"Perlu diantisipasi kemungkinan adanya aksi protes maupun aksi lainnya. Jika masalah Pilkada di Papua tidak bisa diselesaikan melalui Mahkamah Konstitusi, bisa saja akan ada tindakan yang tak diinginkan. Ini yang kami khawatirkan," kata Kapolda Waterpauw, Rabu (8/3/2017).
Ilustrasi proses Pilkada - Dok. Jubi
Arjuna Pademme
harjuna@tabloidjubi.com
Editor : Angela Flassy

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Jayapura, Jubi - Kepolisian Daerah (Polda) Papua mengantisipasi berbagai kemungkinan dinamika yang terjadi pada beberapa daerah di Papua lantaran hasil Pilkada di wilayah itu, 15 Februari lalu berakhir di Mahkamah Konstitusi (MK).

Kapolda Papua, Inspektur Jenderal (Pol) Paulus Waterpauw mengatakan, polisi perlu mengantisipasi berbagi kemungkinan yang akan terjadi. Polda Papua telah menyiapkan langkah antisipasi di sejumlah daerah yang masih menempuh jalur hukum di MK, pasca pleno rekapitulasi penghitungan suara.

"Perlu diantisipasi kemungkinan adanya aksi protes maupun aksi lainnya. Jika masalah Pilkada di Papua tidak bisa diselesaikan melalui Mahkamah Konstitusi, bisa saja akan ada tindakan yang tak diinginkan. Ini yang kami khawatirkan," kata Kapolda Waterpauw, Rabu (8/3/2017).

Polda Papua menilai, dalam pelaksanaan Pilkada di Papua secara umum berjalan aman, tapi belum terlaksana dengan maksimal. Tidak dipungkiri berbagai cara dilakukan pihak-pihak tertentu untuk meraih kemenangan. Mulai dari dugaan pemilih gelap atau orang yang tidak punya hak memilih, masalah DPT dan lainnya.

"Bisa saja ini akan menjadi masalah, ketika masyarakat merasa tidak menadapatkan penyelesaian secara hukum," ujarnya.

Hasil Pilkada 10 kabupaten dan satu kota di Papua, 15 Februari 2017 beberapa diantaranya berakhir di MK yakni Kabupaten Dogiyai, Tolikara, Lanny Jaya, Sarmi, Puncak Jaya, Intan Jaya dan Mappi.

Kata Waterpauw, Pilkada serentak 2015 lebih baik dibanding tahun ini. Pilkada serentak 2017, sejak masa tahapan hingga pelaksanaan berbagai masalah muncul ke permukaan. (*)

Sebelumnya

Polda Papua kerahkan 352 personel. dalam Operasi Matoa

Selanjutnya

Awas mafia perkebunan sawit merambah Papua

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Tinggalkan Komentar :

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua