Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Ekonomi
  3. Perempuan Papua minta pemda selektif beri bantuan usaha
  • Jumat, 10 Maret 2017 — 13:10
  • 592x views

Perempuan Papua minta pemda selektif beri bantuan usaha

Demikian menurut mama Nely Fakdawer, pemilik usaha depot isi ulang air galon yang berlokasi di Jalan Biak, Abepura kepada Jubi di tempat usahanya, Kamis, (9/3/2017).
Depot galon isi ulang dan kios yang dimiliki Mama Nely Fakdawer (duduk berbaju merah) di Jalan Biak Abepura - Jubi/ Agus Pabika.
Editor :

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Jayapura, Jubi - Orang Asli Papua tidak boleh kalah, tertinggal, dan terbelakang dari non Papua dalam membuka usaha di bidang apa saja di tanah Papua. Pemberian bantuan oleh Pemerintah Provinsi Papua belum tersentuh secara menyeluruh kepada seluruh orang Papua.

Demikian menurut mama Nely Fakdawer, pemilik usaha depot isi ulang air galon yang berlokasi di Jalan Biak, Abepura kepada Jubi di tempat usahanya, Kamis, (9/3/2017).
 
Ia menyarankan agar bantuan diberikan kepada mereka yang mau untuk menjalankan usaha dan bukan kepada yang tidak menjalankan usaha tersebut. Menurutnya, banyak bantuan diberikan namun satu dua bulan berjalan sudah macet. Itu karena tidak ada pengawasan dan keseriusan penerima.
 
"Saya puas dengan usaha yang saya jalankan sekarang dengan hasil usaha saya mampu membiayai anak hingga kuliah, saya juga bisa mencukupi kebutuhan rumah tangga dan ekonomi keluarga," ujarnya.
 
Meski Nela Fakdawer seorang PNS, ia menambah kegiatan dengan membuka usaha dan mampu bersaing dengan pedagang non Papua di Jayapura. Ia juga memiliki usaha sampingan membuka agen minyak tanah dan penjualan pulsa.
 
"Saya mengajak siapa saja terutama perempuan Papua yang memiliki usaha, baik di bidang kerajinan tangan seperti noken, tas noken, aksesoris-aksesoris khas Papua yang dijual di jalan-jalan agar dapat membuka ruko atau stan yang layak untuk di kunjungi pembeli,” katanya.
 
Dalam menjalankan usaha, tambahnya, niat, kemauan, dan kerja keras menjadi modal utama untuk sukses.
 
Mama Helena Oagai, penjual ikan mujair di Pasar Youtefa juga berharap bantuan yang diberikan pemerintah daerah harus kepada mereka yang betul-betul memiliki usaha yang pasti dan bertahan lama. Selain itu disertai pengawasan yang rutin oleh dinas pemberi bantuan. (*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Kisruh Freeport, Garuda akui adanya penurunan penumpang

Selanjutnya

BI Papua musnahkan uang Rp211 miliar

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe