Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Bomberai
  3. 10 calon anggota KIP PB diminta bersabar
  • Jumat, 10 Maret 2017 — 15:12
  • 1035x views

10 calon anggota KIP PB diminta bersabar

Ketua tim seleksi KIP Papua Barat, Rudy Timesela mengatakan, pihaknya sedang mempersiapkan beberapa instrumen penting demi kelancaran kegiatan dan kinerja KIP nanti.
Logo Komisi Informasi RI – Jubi/kominfo.go.id
Niko MB
ness@tabloidjubi.com
Editor : Timoteus Marten

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Sorong, Jubi – Sepuluh orang calon anggota Komisi Informasi Publik (KIP) Provinsi Papua Barat (PB) diminta tetap bersabar terkait pelaksanaan uji kelayakan di DPR PB.

Ketua tim seleksi KIP Papua Barat, Rudy Timesela mengatakan, pihaknya sedang mempersiapkan beberapa instrumen penting demi kelancaran kegiatan dan kinerja KIP nanti.

Menurut anggota DPR PB dari partai Golkar ini, sejumlah instrumen masih digodok.

“Jika 10 anggota KIP itu terpilih dan dilantik, nanti dapat bekerja maksimal dengan instrumen yang ada, tanpa cacat dalam pelaksanaan roda organisasi,” kata Rudy kepada Jubi di Sorong, Kamis (9/3/2017).

Sebelumnya Lembaga Penelitian, Pengkajian dan Pengembangan Bantuan Hukum (LP3BH) Manokwari, Yan Christian Warinussy mempertanyakan kapan dilakukan fit and proper test (uji kelayakan) sepuluh orang tersebut.

“Hal ini kami tanyakan karena sejauh pengetahuan kami, tim seleksi telah menghasilkan 10 calon anggota KIP Papua Barat dan sudah diajukan kepada DPR PB, khususnya Komisi A yang diketuai saudara Moses Rudy Timisela,” kata Warinussy.

Menurut Warinussy, sudah ada semacam surat persetujuan dari Gubernur Papua Barat bagi kepentingan uji kelayakan tersebut. Namun hingga kini DPR PB dinilainya diam saja.

Padahal sesuai amanat pasal 23 dan 24 Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, Komisi Informasi (KI), selain berkedudukan di ibu kota negara, ia juga mempunyai perwakilan di provinsi, bahkan kabupaten/kota.

Keberadaan KIP Papua Barat dinilai penting dan mendesak serta dibutuhkan peran legislator dan Pemperov PB.

“Kami mendesak agar langkah tersebut harus menjadi tanggung jawab Komisi A DPR PB dalam waktu dekat ini,” katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

SMA PGRI Rufey tak lakukan UNBK

Selanjutnya

Amerika dukung Raja Ampat jadi wilayah konservasi dunia

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe