Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. Masyarakat Puncak Jaya tuntut PSU di enam distrik
  • Jumat, 10 Maret 2017 — 16:08
  • 1106x views

Masyarakat Puncak Jaya tuntut PSU di enam distrik

"Kami meminta KPU Papua dan Bawaslu Papua mengeluarkan rekomendasi PSU. Pleno Distrik Kalome harus dilakukan di Jayapura sesuai arahan KPU dan Panwas Puncak Jaya. Ketua KPU dan Panwas Puncak Jaya harus dinonaktifkan karena tidak netral. Memihak kepada salah satu pasangan kandidat," kata Amos Kogoya.
Demo Masyarakat Puncak Jaya di KPU Papua, Kamis (9/3/2017) - Jubi/Arjuna
Arjuna Pademme
Editor : Angela Flassy
LipSus
Features |
Kamis, 22 Februari 2018 | 22:57 WP
Features |
Kamis, 22 Februari 2018 | 07:49 WP
Features |
Kamis, 22 Februari 2018 | 07:39 WP
Features |
Rabu, 21 Februari 2018 | 13:43 WP

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Jayapura, Jubi - Sedikitnya 500 orang masyarakat Kabupaten Puncak Jaya, Papua melakukan demo damai di depan Kantor KPU Papua, Kamis (9/3/2017).

Demonstran yang dikoordinir Derius Wonda itu merupakan pendukung pasangan calon kepala daerah Puncak Jaya nomor urut 1 Yustus Wonda-Kirenus Telenggen.

"KPU dan Panwas Puncak Jaya tidak mengerti aturan dan tupoksinya. Kami menuntut KPU dan Bawaslu Papua merekomendasikan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di enam distrik yakni Distrik Yamoneri, Yambi, Ilamburawi, Lumo, Molanikine, Dagai dengan jumlah suara 31.300," kata Derius Wonda.

Harusnya kata dia, dilakukan PSU di enam distrik, namun Panwas dan KPUD Puncak Jaya justru sepakat memutihkan sebanyak 31.300 suara hasil pemungutan suara di enam distrik tersebut.

Dalam pernyataan sikap yang disampaikan Amos Kogoya, masyarakat menuntut beberapa hal yakni selain dilakukan PSU di enam distrik, PSU juga harus dilakukan di enam TPS yakni TPS Lapangan Sport Center Kampung Pagalame, TPS Lapangan Alun-Alun  Kampung Pruleme, TPS 1 Kampung Pruleme, TPS II SD Pruleme Kampung Pruleme, TPS I, Wuyukwi dan TPS II Wuyukwi.

"Kami meminta KPU Papua dan Bawaslu Papua mengeluarkan rekomendasi PSU. Pleno Distrik Kalome harus dilakukan di Jayapura sesuai arahan KPU dan Panwas Puncak Jaya. Ketua KPU dan Panwas Puncak Jaya harus dinonaktifkan karena tidak netral. Memihak kepada salah satu pasangan kandidat," kata Amos Kogoya.

Pihaknya juga mendesak KPU dan Bawaslu Papua mengambil alih kegiatan Pilkada Puncak Jaya ketika PSU di enam distrik dilakukan.

Ketua KPU Papua, Adam Arisoi di hadapan pendemo mengatakan, pihaknya masih menunggu keputusan dan jawaban dari KPU RI. Masalah ini sudah sampai di KPU RI. (*)

loading...

Sebelumnya

Staf khusus Presiden temui Gubernur Papua bahas Freeport

Selanjutnya

Kisruh Pilkada Puncak Jaya dibahas di DPR RI

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Berita Papua |— Sabtu, 17 Februari 2018 WP | 6629x views
Pasifik |— Rabu, 14 Februari 2018 WP | 3290x views
Penkes |— Rabu, 21 Februari 2018 WP | 2632x views
Lapago |— Jumat, 16 Februari 2018 WP | 2362x views
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe